Bagikan ke
Kwikku
Bagikan ke
Facebook
Bagikan ke
Twitter
Bagikan ke
LinkedIn
Bagikan ke
Google+
AIDS
AIDS
AIDS,

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus).  Penderita AIDS akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik atau mudah terkena tumor, yang dapat berakhir pada kematian. Namun demikian, seringkali pemahaman kurang baik terhadap AIDS dan HIV memberikan persepsi yang salah, sehingga kita perlu mengetahui fakta-fakta penting AIDS untuk memiliki pemahaman yang benar dan dapat menghindari penularan infeksi HIV secara tepat.

Salah satu dari fakta-fakta penting AIDS yang perlu diketahui adalah cara penularan HIV. HIV hidup dalam cairan tubuh manusia seperti darah, cairan sperma, cairan vagina, dan air susu ibu. HIV ditularkan melalui kontak langsung antara lapisan kulit dalam (membran mukosa) atau aliran darah dengan cairan tubuh yang mengandung HIV. Dengan demikian, penularan HIV dapat terjadi melalui hubungan seksual, transfusi darah, berbagi jarum suntik, antara ibu dan janin selama masa kehamilan, atau saat menyusui. Adapun cairan keringat, air liur, dan air mata tidak berpotensi untuk menularkan virus HIV. Di luar tubuh manusia, HIV akan mati dalam beberapa menit, sehingga penularan melalui udara terbuka sangat jarang terjadi. Oleh karena itu, HIV tidak menular melalui batuk atau bersin, berjabat tangan, berbagi alat makan, atau pemakaian fasilitas umum bersama (misalnya telepon umum, WC umum, dan kolam renang).

AIDSOrang yang terinfeksi HIV belum tentu menjadi penderita AIDS, karena tidak selalu langsung menampakkan gejalanya. Mereka bisa hidup normal hingga 5-10 tahun sebelum munculnya gejala klinis yang merupakan tanda-tanda penderita AIDS, seperti pembengkakan kelenjar, merasa lemah, penurunan berat badan, radang saluran pernapasan atas berulang, serta diare kronik. Cara untuk mendapat kepastian apakah seseorang sudah terinfeksi HIV adalah dengan menjalani uji antibodi HIV, khususnya bagi mereka yang merasa telah melakukan kegiatan yang beresiko terkena virus HIV.

Fakta-fakta penting AIDS yang perlu juga diketahui adalah walaupun sampai saat ini belum ada obat atau vaksin untuk mencegah infeksi HIV, namun infeksi HIV dapat ditangani dengan pemberian obat Antiretroviral (ARV) untuk menghentikan reproduksi HIV di dalam tubuh. Apabila pengobatan bekerja secara efektif, maka kerusakan kekebalan tubuh dapat ditunda dalam waktu cukup lama, sehingga orang yang terinfeksi HIV dapat mencegah terjadinya AIDS. Tanpa terapi ARV, rata-rata lama perkembangan infeksi HIV menjadi AIDS adalah antara 9 hingga 10 tahun, dengan rata-rata lama hidup setelah mengalami AIDS hanya sekitar 9 bulan. Namun demikian, laju perkembangan penyakit ini berbeda-beda pada setiap orang, di antaranya bergantung pada kekuatan tubuh dari orang yang terinfeksi HIV.

Baca juga :

0
0
0
0
0
Komentar
PILIHAN TERBAIK UNTUK DIBACA
Likes Fourlook from Facebook
Maaf! Postingan berbahaya.
hanya pengguna yang mengizinkan postingan NSFW yang bisa melihat