Bagikan ke
Kwikku
Bagikan ke
Facebook
Bagikan ke
Twitter
Bagikan ke
LinkedIn
Bagikan ke
Google+
Kesalahan Fatal Penyebab Bau Mulut
Kesalahan Fatal Penyebab Bau Mulut
Kesalahan Fatal Penyebab Bau Mulut,

Memiliki bau mulut yang segar adalah salah satu faktor penunjang rasa percaya diri yang diinginkan oleh stiap orang. Bayangkan saja, jika kita memiliki bau mulut yang tidak sedap, hampir dipastikan tidak ada orang yang mau ‘ngobrol' dengan kita. Kadang kita tidak sadar dengan pentingnya menjaga dan memastikan bau mulut kita agar tetap segar.

Bau mulut bisa menjadi tidak sedap salah satu penyebabnya adalah karena kita jarang rutin membersihkan gigi. Satu hal ini menjadi kesalahan fatal penyebab bau mulut yang tidak sedap karena kecerobohan kita sendiri. Masih banyak penyebab-penyebab lain yang menyebabkan bau mulut kita tidak enak.Kesalahan Fatal Penyebab Bau Mulut

Secara umum, penyebab bau mulut ada dua macam yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah penyebab yang datangnya dari dalam mulut itu sendiri. Sedang faktor eksternal adalah penyebab yang datang dari luar mulut. Di dalam ilmu kedokteran, dikenal sebuah istilah untuk penyakit bau mulut yang disebut Halitosis. Halitosis adalah keadaan terciumnya bau mulut seseorang saat ia bernafas atau berbicara.

Faktor internal bau mulut yaitu faktor yang berasal dari dalam mulut itu sendiri seperti kebersihan gigi dan mulut yang tidak terjaga, memakan makanan yang berbau dan sedang menderita sakit pada gigi, mulut atau gusi. Kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut ini merupakan kesalahan fatal penyebab bau mulut yang seharusnya bisa kita hindari. Jika malas membersihkan gigi dan mulut, tidak hanya bau tidak sedap yang akan muncul, gangguan kesehatan gigi, gusi bisa datang dan akan memperparah bau mulut kita menjadi lebih tidak sedap lagi.

Faktor eksternal penyebab bau mulut yaitu yang berasal dari luar mulut seperti adanya penyakit sistemik yang diderita antara lain penyakit ginjal, sirosis hepatis, diabetes militus, dan TBC paru. Selain itu, ada juga yang diakibatkan oleh penyakit pada saluran pencernaan. Pada penderita penyakit ginjal, terdapat kadar ureum tinggi yang beredar di dalam darah. Melalui proses kimia, dihasilkanlah zat amoniak yang memiliki bau menyengat. Komponen ini kemudian masuk ke dalam sistem pernapasan dan menyebabkan nafas berubah tidak sedap. Begitu juga pada penderita diabetes, bila gula darahnya tak terkontrol bisa timbul halitosis dan berbau khas yang tidak sedap.

Baca juga :

0
0
0
0
0
Komentar
PILIHAN TERBAIK UNTUK DIBACA
Likes Fourlook from Facebook