Bagikan ke
Kwikku
Bagikan ke
Facebook
Bagikan ke
Twitter
Bagikan ke
LinkedIn
Bagikan ke
Google+
Ketahui Jenis-jenis Benang Rajut dan Tali Kur Untuk yang Hobi Merajut
Ketahui Jenis-jenis Benang Rajut dan Tali Kur Untuk yang Hobi Merajut
Ketahui Jenis-jenis Benang Rajut dan Tali Kur Untuk yang Hobi Merajut,
Ketahui Jenis-jenis Benang Rajut dan Tali Kur Untuk yang Hobi Merajut

Benang rajut merupakan tipe benang yang dipakai untuk menghasilkan kain rajutan. Umumnya benang rajut ini lebih besar diameternya dibandingkan dengan benang untuk jahit. Jika dimisalkan hape, alat rajut tersebut sama dengan handphone-nya, sedangkan benang rajut adalah pulsanya. So, untuk bisa merajut dua hal itu yang paling tidak harus ada; jarum rajut dan benang rajut.

Saat ini, jenis benang rajut ada beragam sekali. Pengelompokan benang rajut ini minimal ada dua jenis; berdasarkan tebalnya/garis tengahnya benang (weight) dan berdasarkan serat bahannya. Yang akan difokuskan di artikel ini merupakan jenis benang rajut menurut serat bahannya. Untuk jenis satunya lagi, akan difokuskan di tulisan lain.

Benang rajut berdasarkan serat bahannya terbagi menjadi tiga jenis utama, yaitu serat tumbuhan, serat hewan dan serat sintetis yang antara lain sebagai berikut:

1. Serat Tumbuhan

Katun/Kapas

Benang rajut katun/kapas ini adalah salah satu jenis benang rajut terpopuler di Indonesia, disebabkan sifatnya yang cocok untuk daerah tropis. Karakteristik benang katun ini adalah menyerap keringat, nyaman dan lembut di kulit, tidak menyebabkan alergi, serta cenderung dingin. Jenis katun terbaik ialah katun Mesir yang memiliki mutu paling bagus, paling lembut dan nyaman digunakan. Negara produsen kapas terbesar hingga saat ini adalah negeri tirai bambu, Cina. Benang katun ini mempunyai bobot lebih berat dibanding benang wool dan akrilik.

Rayon

Benang rayon termasuk benang semi sintetis, yang dibuat dari serat tumbuhan. Sifat benang rayon ini adalah mengkilat, lebih lembut di tangan dibanding katun dan "jatuh”, juga bobotnya lebih berat. Karena sifatnya tersebutlah rayon pas untuk produk wearable, yakni jenis produk yang apabila digunakan menempel langsung di tubuh manusia. Meskipun begitu, jenis produk berbahan rayon ini perlu sedikit perhatian khusus yaitu hanya boleh dibasuh dengan air dingin, jangan pakai air panas ya. O ya, benang rayon ini masih satu tipe sama viscose, malah ada yang menyebut keduanya sebenarnya benang yang sama. CMIIW.

Bambu dan Kedelai

Benang bambu dibuat dari tanaman bambu itu, yang dibuat menjadi serat, kemudian dipintal menjadi benang. Serat bambu bisa berdiri sendiri sebagai serat tunggal maupun dicampur dengan serat lainnya. Benang bambu terkenal mempunyai kilat yang bagus, nyaman, "jatuh” dan coraknya yang keren. Benang bambu secara alami bersifat antibakteri, tidak menyebabkan alergi dan adalah sumber daya yang dapat diperbarui.

Benang soya atau kedelai terbuat dari produk kedelai. Anggap aja ampas kedelai. Protein kedelai diolah menjadi serat-serat yang berukuran panjang, dipotong dan kemudian diproses jadi benang. Seperti itulah kira-kira. Benang soya ini agaknya diibaratkan layaknya pertengahan antara linen dan katun.

2. Serat Hewan

Wool

Sebenarnya, istilah wool digunakan untuk menyebut semua benang yang terbuat dari serat hewan misalnya kambing, domba, kelinci, alpaca, llama dsb. Selanjutnya, istilah wool tersebut dipakai untuk merujuk pada benang yang diolah dari bulu domba. Wool ialah benang serat hewan yang terkenal, serbaguna, tahan lama dan elastis. Serat wol dapat ditarik 30 sampai 50 persen melampaui panjang awalnya tanpa mengalami kerusakan. Itulah sebabnya baju yang diolah dari wol mampu mempertahankan ukuran aslinya dan anti kusut. Karakteristik benang wol ini, selain melar juga merupakan isolator udara yang sangat bagus, melindungi tubuh dari udara dingin atau panas. Kehebatan wol lainnya, ia mampu menyerap peluh dan menguapkannya secara bertahap, membuatnya nyaman digunakan sepanjang tahun.

Alpaca, Llama, dan Unta

Benang llama, alpaca, dan onta dibuat dari pintalan bulu hewan yang adalah anggota dari keluarga unta. Serat ini tergolong benang mewah, lembut dan hangat, dan juga sangat ringan. Serat inti benang jenis ini biasanya memiliki rongga, yang secara signifikan menambah kemampuan isolasinya. Kelembutan benang 100% alpaca luar biasa (oleh sebab itu mahal).

Cashmere

Juga dibuat dari bulu kambing. Bukan sembarang kambing ya, akan tetapi kambing yang bulunya panjang, kambing angora sebutannya. Benang cashmere termasuk benang yang mahal dan langka, sebab hanya bisa dipanen sekali dalam satu tahun dari perut kambing cashmere.

Sutra

Benang sutra ini yang paling istimewa sifatnya. Meskipun sutra tidak terbuat dari bulu binatang, namun tergolong benang yang terbuat dari serat hewan disebabkan kandungan protein hewaninya. Layaknya serat dari bulu hewan, sutra berkarakteristik tidak menghantarkan panas dan merupakan isolator yang baik. Hangat di musim hujan dan dingin di musim kemarau. Selain itu, sifat benang sutra lainnya adalah mengkilap, kuat dan "jatuh".

3. Serat Buatan

Akrilik (Acrylic)

Benang akrilik ini adalah serat buatan yang paling murah. Tau benang siyet? Itulah akrilik. Tampilan benang akrilik ini sangat mirip dengan benang wool, tapi tanpa kemampuan isolasinya akan panas atau dingin. Kelebihan akrilik ini umumnya ada di warna-warnanya yang menggoda, selain harganya yang ekonomis. Akhir-akhir ini, akrilik telah mengalami perkembangan jadi beragam tipe seperti baby acrylic (relatif lebih lembut dibanding akrilik biasa), premium acrylic dan lain-lain.

Polyamide atau Nylon

Serat poliamid juga dikenal sebagai benang nylon. Nylon ini sangat kuat, tahan lama, ringan, mudah perawatannya (dapat dicuci mesin dan dikeringkan), dan elastis. 

Polyester

Benang polyester ini mudah perawatannya. Bersifat anti kusut serta mampu mempertahankan ukurannya dengan baik. Terkadang juga digunakan sebagai campuran serat benang lainnya untuk meningkatkan kekokohan benang.

Benang polyester dan nylon ini lebih pas sebagai bahan untuk mengolah tas rajut, bros, dompet, dan sebagainya selain produk pakaian dan wearable. CMIIW

Benang Serat Campuran

Selain ketiga macam serat utama pembuat benang di atas, ada juga benang yang terbuat dari campuran dua atau tiga jenis serat. COntohnya 50% wool dan 50% akrilik, 30% nylon dan 70% wool, 80% katun dan 20% polyester dan lain-lain. Maksud pembuatan benang serat kombinasi ini minimal ada dua, yakni supaya harga jual murah dan agar benang jadi lebih kokoh.

Kerajinan Tas Rajut dari Tali Kur

Selain macam-macam benang tersebut, masih ada satu tipe bahan yang bisa dipakai untuk membuat berbagai kerajinan, yaitu tali kur. Produk kerajinan yang dihasilkan dari tali kur ini kebanyakan berupa tas wanita. 

Tas yang dibuat dari tali kur atau rangkaian dari tali, sekarang makin banyak disukai. Di berbagai toko tas dan accesories juga telah banyak dijual produk tas dari talikur dengan macam-macam bentuk model yang menawan dan cocok untuk wanita. Banyak yang membeli untuk dirinya sendiri atau untuk hadiah kepada orang yang disayang.

Kelebihan tas talikur ini adalah bahannya yang kuat menjadikan tas lebih awet dan tahan lama. Dan model yang unik dengan rangkaian tali yang disusun rapi dan dimodifikasi dengan tambahan rajutan bunga yang dipadukan oleh tas talikur, akan menjadikan tas talikur lebih menawan dipakai oleh penggunanya.

Kekurangannya, tas dari tali kur ini agak sulit untuk diolah. Selain itu, membutuhkan ketelitian tingkat tinggi dan kesabaran. Tingkat kesulitan dan kerumitan rangkaian tas bisa menentukan harga jual tas dari tali kur ini. Semakin sulit dan rumit pengolahannya, umumnya harganya juga relatif mahal. 

Kreatifitas sangat diperlukan dalam pengolahan tas talikur ini. Sebab semakin tinggi tingkat kreatifitas pembuatnya maka semakin mantap pula model tas yang dibuat dan akan semakin melambung pula harganya. Sebab coraknya yang indah dan sangat cantik talikur juga tidak hanya digunakan untuk membuat tas saja, tapi juga bisa diolah bandana, gelang, ikat pinggang dan kalung.

Baca juga :

0
0
0
0
0
Komentar
PILIHAN TERBAIK UNTUK DIBACA
Bagikan ke Plurk
Likes Fourlook from Facebook