Bagikan ke
Kwikku
Bagikan ke
Facebook
Bagikan ke
Twitter
Bagikan ke
LinkedIn
Bagikan ke
Google+
Pengertian Hidroponik
Pengertian Hidroponik
Pengertian Hidroponik,

Hidroponik atau disebut hydroponic dalam bahasa inggris berasal dari bahasa Yunani yakni hydro (air) dan ponos (daya).

Selain itu hidroponik disebut juga sebagai soilless culture yang berarti pemudidayaan tanaman tanpa tanah.

Jadi jika disimpulkan, hidroponik adalah sebuah metode pemudidayaan tanaman yang memanfaatkan unsur air, dan menghilangkan tanah pada media tanamnya.

Ini bisa diterapkan, karena metode ini mampu memenuhi nutrisi pokok bagi tanaman, yaitu melalui pengaliran unsur air yang maksimal, sedangkan untuk pengganti tanahnya Anda bisa memanfaatkan beberapa pilihan berikut seperti: pecahan batu, pasir, batu apung, serabut kelapa, potongan kayu, dan alternatif-alternatif yang bisa menyimpan unsur air.

Namun, meskipun metode hidroponik sangat menekankan pada pengaliran unsur air yang maksimal, itu bukan berarti bahwa budidaya tanaman ini harus menggunakan air yang banyak.

Hidroponik Anda tetap bisa berkembang meski di letakan pada lingkungan rendah air.

Anda cukup menyesuaikan cara pengairannya agar proses pengairan bisa maksimal.

Hebat kan?

Karena kelebihan itulah, metode hidroponik secara masif digunakan dan dihandalkan oleh banyak negara, seperti: Jerman, Jepang, Belanda, Inggris, Indonesia, dan negara-negara lainnya.

Di Indonesia sendiri, tanaman yang dibudidayakan dengan metode hidroponik hanya tanaman yang memiliki nilai jual tinggi, di antaranya adalah: timun, paprika, tomat, terong jepang, melon, dan selada.

Walaupun demikian, banyak masyarakat negara Indonesia yang belum tau tentang metode ini, sehingga peluang usaha untuk hidroponik masih terbuka lebar, apalagi jika dibandikan dengan negara lain, seperti: Jerman, Jepang, Belanda dan Inggris yang saat ini semakin giat berinovasi dalam perkembangan teknik ini.

Prinsip Hidroponik

Hidroponik berawal dari bahasa Yunani ialah hydro yang memiliki arti air dan ponos yang mana artinya adalah daya. Hidroponik pula disebut sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tidak menggunakan tanah. Maka hidroponik adalah budidaya tanaman yang menggunakan air dan tidak memanfaatkan tanah untuk media tanam atau soilless.

1. Sinar Matahari

Seperti pada umumnya tanaman yang hidup dikebun atau media tanah, tanaman hidroponik membutuhkan penerangan 8-10 jam cahaya matahari untuk setiap harinya, supaya menghasilkan perkembangan tanaman yang maksimal. Bisa juga memakai lampu yang berkemampuan baik sejenis lampu LED bercahaya terang yang bisa dipakai bila tidak terdapat cahaya matahari.

2. Udara (Oksigen dan Karbon Dioksida)

Dissolved Oxygen atau oksigen telah larut dalam air seharusnya ada pada kisaran lebih dari6 ppm. Memantau ukuran oksigen telah larut dengan memakai Dissolved Oxygen meter. Kita dapat memakai pompa udara dan airstone (batu berpori lembut) yang pada umumnyadipakai dalam akuarium untuk membikin sirkulasi udara dalam air dirubah agar menjadi lebih baik. tidak hanya Oksigen, tanaman juga membutuhkan karbon dioksida yang cukuptepat untuk bisa berfotosintesis secara maksimal.

3. Air

Hampir semua tipe air dapat dipakai didalam budidaya tanaman semacam hidroponik. Air yang difilter menggunakan Reserve Osmosis (OS) merupakan sumber paling tepat di 15-60 EC atau air yang jernih. Air berkadar EC yang rendah PHatau hampir 0, adalah air pilihan untuk dilarutkan atau penggabung nutrisi bagi tanaman hidroponik. Anda bisa mentakar kadar EC air memakai alat TDS / EC Meter.

4. pH Level

pH adalah bagian dari Hidrogen yang terdapat didalam air. pH Nutrisi merupakan salah satu poin yang sangat dibutuhkan dalam bertanam hidroponik. Apabila pH nutrisi menjauh dari kisaran maksimum, nutrisi itu akan menjadi lenyap untuk buah-buahan. Tingkatan pH yang sesuai bagi tiap macam tumbuhan beraneka ragam, tidak sama antara satu jenis buah-buahan dengan jenis yang lain. Namun rentang yang bagus untuk kebanyakan sayuran hidroponik yaitu 5.5-6.5.

5. Suhu Udara

Suhu udara memiliki fungsi pokok terhadap proses tumbuhnya buah-buahan. Ada berbagai macam tumbuhan yang dapat berkembang dengan baik di lokasi beriklim dingin, namun ada pula tumbuhan yang tidak dapat tumbuh subur di daerah beriklim dingin maupun kebalikannya. Bagi tumbuhan beriklim dingin, akan bisa tumbuh dengan baik di suhu 16-28 derajat celcius. Sedangkan bagi tumbuhan bersuhu panas, akan bisa tumbuh dengan baik di suhu 20-32 derajat celcius.

6. Nutrisi

Sayuran hidroponik juga membutuhkan nutrisi banyak layaknya tumbuhan yang dibudidaya sawah, yakni enam unsur nutrisi makro + tiga belas unsur nutrisi mikro. Apabila ingin memperoleh panen tanaman atau buah yang bagus, maka disarankan memilih nutrisi hidroponik yang baik. Lakukan pergantian isi wadah nutrisi antara dua belas hingga empat belas hari dengan nutrisi yang baru. Supaya sayuran bisa berkembang baik dan fresh. Setarakan juga nilai ppm nutrisi dan sesuaikan dengan keperluan sayuran yang kita tanam.

Keuntungan Hidroponik

Kelebihan Hidroponik dibanding Bercocok Tanam dengan Media Tanah

Jika Anda sudah bercocok tanam dengan sistem hidroponik, Anda pasti sudah merasakan berbagai keuntungan dari hidroponik. Adapun kelebihan menggunakan teknik hidroponik adalah sebagai berikut:

- Tidak membutuhkan tanah, hal ini karena teknik hidroponik tidak menggunakan tanah sebagai media tanamnya. Hal tersebut juga menyebabkan lingkungan bercocok tanam Anda menjadi semakin bersih, karena tidak menyentuh tanah sama sekali.

- Pertumbuhan tanaman menjadi lebih cepat, sebab nutrisi yang dibutuhkan lebih cepat terserap karena berwujud cair.

- Lebih fisien dalam menggunakan air, tentu saja karena Anda tidak perlu menyiram tanaman Anda seperti Anda melakukan bercocok tanam di media tanah.

- Cukup membutuhkan tenaga kerja yang ringan, dengan menggunakan cara hidroponik Anda tidak perlu tenaga banyak orang untuk mengolah lahan, melakukan penanaman dan memanen.

- Mudah dalam proses memanen hasil tanaman.

- Hasil panen dengan teknik hidroponik lebih banyak.

- Penggunaan lahan bisa efisien, tentu saja hal itu karena Anda tidak perlu lahan yang luas.

- Steril, sayur atau buah yang Anda hasilkan akan lebih terjaga kebersihannya daripada yang ditanam di lahan persawahan.

- Mudah dalam menangani hama dan penyakit sehingga kecil resiko terserang hama dan penyakit.

- Tidak tergantung cuaca.

- Penggunaan air dan pupuk bisa efisien dan hemat.

- Kuantitas dan kualitas produksi lebih tinggi dan lebih steril.

Tempat dan Peralatan

Aneka media tanam hidroponik bisa kita gunakan untuk berkebun. Media tanam tersebut mempunyai manfaat untuk mendukung penyerapan terhadap nutrisi oleh tanaman, dengan maksud untuk memperkuat akar dari tanaman tersebut.

Media tanam hidroponik adalah material atau bahan non tanah yang digunakan sebagai tempat tumbuh dan berkembangnya akar tanaman. Media tanam berfungsi sebagai penyanggah agar tanaman dapat berdiri tegak dan tidak mudah roboh. Salah satu perbedaan yang mencolok antara menanam konvensional dengan sistem hidroponik terletak pada media tanam yang digunakan.

Secara konvensional, media tanam yang lazim adalah tanah, sedangkan pada sistem hidroponik menggunakan media non tanah. Beberapa jenis media tanam yang biasa digunakan pada sistem hidroponik antara lain; Sekam Bakar atau Arang Sekam, Expanded Clay, Spons, Cocopeat, Rockwool, Perlite, Pumice, Vermiculite, atau Akar Pakis.

Alat hidroponik sangat diperlukan untuk menanam tanaman hidroponik terlebih lagi untuk orang menengah. Harga alat hidroponik juga tidak mahal. Seperti yang Anda saksikan bahwa menanam dengan cara hidroponik yaitu kultur tanaman dengan menggunakan air yang banyak unsur hara tanpa menggunakan tanah.

Dengan menerapkan sistem teknik hidroponik, keperluan air pada tanaman akan lebih sedikit dari pada keperluan air pada budidaya air dengan menggunakan tanah. Sehingga teknik hidroponik cocok diaplikasikan di wilayah yang sumber tanah yang sedikit.

Alat yang dipakai untuk membudidayakan hidroponik adalah benih, rockwool, netpot, kain panel, bak, steorofom. ke-7 alat-alat ini wajib dipenuhi agar tanaman hidroponik yang kita terapkan berjalan dengan baik.

Pengendalian Hama

Wereng sebenarnya organisme yang sedang mencari makan untuk kelangsungan hidupnya. Namun keberadaannya yang sering memakan daun sayuran menjadikan hama termasuk organisme yang diperangi oleh tukang kebun. Untuk tanaman hidroponik, bukan berarti tanaman bebas dari serangan hama, tetap saja ada hama yang mengancam pertumbuhan tanaman.

Sebagai petani tanaman hidroponik, tentunya wajib mengetahui hama apa saja yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Petani wajib paham berbagai macam hama, dan nantinya petani wajib tahu bagaimana cara menghilangkan hama. Berikut, kami merangkum beberapa jenis wereng tanaman hidroponik yang wajib Anda ketahui.

1. Ulat

Hama ulat ini sebenarnya sudah sangat popular di kalangan petani. Pasalnya popularitas ulat ini sendiri memang tidak perlu diragukan lagi, bahkan menjadi musuh bebuyutan bagi para petani. Juga termasuk pada petani yang tanamannya seringkali diserang oleh hama ulat. Salah satu jenis ulat yang seringkali mengganggu tanaman cabai adalah ulat grayak/spodoptera litura.

Ulat jenis ini mampu memakan daun hingga benar-benar habis dalam waktu yang singkat, sehingga dapat menyebabkan kemampuan fotosintetis dari tanaman cabai menjadi terganggu. Pada serangan yang masuk dalam tahap massif menjadikan ulat grayak ini memakan habis seluruh bagian daun, bahkan hanya sekedar menyisakan tulang-tulang daunnya saja.

2. Semut

Semut adalah hama utama di pertanian dan perkotaan, yang dapat merusak tanaman dan menyerang wilayah pemukiman baik di luar maupun di dalam ruangan.

Menurut beberapa pendidikan hidroponik dan kontribusi hidroponik di sebagian wilayah di Jawa Barat atau di luar Jawa Barat, terdapat beberapa halangan yang ditemukan para buruh tani secara global.

hambatan-hambatan berkebun hidroponik itu berkemungkinan sedang kamu hadapi. Ayo kita rangkum satu per satu berikut pemecahannya.

Hambatan Berkebun Hidroponik dan Pemecahannya

Hambatan berkebun hidroponik yang akan kami sampaikan di sini merupakan masalah global yang sesungguhnya bisa saja dikendalikan dengan mudah. Beberapa kendala tersebut, antara lain:

- Dana berkebun hidroponik tergolong tidak mura|

- dependensi tanah dan tempat

- Tips dan pemeliharaan yang sulit

- Rumitnya memperoleh persediaan alat dan bahan

Kami batasi masalah umum itu dengan 4 hambatan yang secara umum disampaikan para kontestan pelatihan hidroponik yang sudah kami laksanakan. Saat ini mari kita analisa dengan teliti, benarkah hambatan tersebut benar-benar ada?

Hidroponik itu Mudah dan Murah

Pendanaan awal untuk bertani hidroponik skala rumahan sesungguhnya tak mahal, karena bertani hidroponik dapat menggunakan alat-alat bekas yang telah tersaji habitat sekitar rumah. Menjadi terlihat mahal karena adanya perbedaan yang tidak cocok, petani perintis mencocokkan kinerja mereka dengan ladang hidroponik skala industri, perbandingan tidak seimbang bukan? Personal melawan Korporasi.

Kalaupun terbukti para petani perintis tersebut hendak bertani skala industri makan penanaman modal mencapai ratusan juta yang wajib dikeluarkan, sama saja jatuhnya jauh lebih irit.

Keterbatasan Lahan dan Ruang

berkebun hidroponik lain yang barangkali kerap disampaikan adalah soal keterbatasan tempat. Tak jarang warga megapolitan yang mempunyai anggapan di dekat rumahnya tidak ada tempat yang bisa dijadikan kebun hidroponik.

sempitnya tempat sebetulnya bukanlah problem sebab urban farming tidak kayak bertani di atas seluas tanah coklat. Anda dapat berkebun di tembok, pagar pinggir rumah, atap rumah, atau ruang kecil lainnya. Semua tergantung ide kreativitas sendiri-sendiri. Jika bingung mencari di mana titik atau lahan yang dapat dijadikan untuk bertanam ada nilai positifnya meminta pendapat dengan pakarnya. Kami sudah menerima lebih dari satu konsultasi dari warga tentang cara memilih bagian rumah mana yang sesuai dijadikan kebun tanam.

Cara Menanam Hidroponik 

Menurut beberapa pendidikan hidroponik dan kontribusi hidroponik di sebagian wilayah di Jawa Barat atau di luar Jawa Barat, terdapat beberapa halangan yang ditemukan para buruh tani secara global.

hambatan-hambatan berkebun hidroponik itu berkemungkinan sedang kamu hadapi. Ayo kita rangkum satu per satu berikut pemecahannya.

Hambatan Berkebun Hidroponik dan Pemecahannya

Hambatan berkebun hidroponik yang akan kami sampaikan di sini merupakan masalah global yang sesungguhnya bisa saja dicegah dengan mudah. Beberapa kendala tersebut, antara lain:

· Dana berkebun hidroponik tergolong tidak murah

· dependensi tanah dan tempat

· Tips dan pemeliharaan yang sulit

· Rumitnya memperoleh persediaan alat dan bahan

Kami batasi masalah umum itu dengan 4 hambatan yang secara umum disampaikan para kontestan pelatihan hidroponik yang sudah kami laksanakan. Saat ini mari kita analisa dengan teliti, benarkah hambatan tersebut benar-benar ada?

Hidroponik itu Mudah dan Murah

Pendanaan awal untuk bertani hidroponik skala rumahan sesungguhnya tak mahal, karena bertani hidroponik dapat menggunakan alat-alat bekas yang telah tersaji habitat sekitar rumah. Menjadi terlihat mahal karena adanya perbedaan yang tidak cocok, petani perintis mencocokkan kinerja mereka dengan ladang hidroponik skala industri, perbandingan tidak seimbang bukan? Personal melawan Korporasi.

Kalaupun terbukti para petani perintis tersebut hendak bertani skala industri makan penanaman modal mencapai ratusan juta yang wajib dikeluarkan, sama saja jatuhnya jauh lebih irit

Vitamin Hidroponik

Tanaman hidroponik memerlukan pupuk alias nutrisi tertentu sebagai sumber unsur hara untuk pertumbuhan serta perkembangan tanaman yang dihasilkan dengan memakai cara hidroponik dimana tanah tak diperuntukkan sebagai media tanam.

Vitamin untuk tumbuhan Hidroponik ini mengandung semua unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman yang berupa hara makro P, K, N, Mg, Ca serta S maupun hara mikro Fe, Mn, Zn, B, Cu serta Mo. Adapun H, C serta O didapat dari udara serta air.

Vitamin tanaman Hidroponik ini diformulasi dengan cara yang khas sesuai dengan tipe tanaman semisal tanaman Paprika, Tomat, Melon, Sayuran Daun (Daun Selada, Pakcoy, Caisim, Bayam, Horenzo, dsb) , Stroberi, Mawar, Krisan serta lain sebagainya.

Komposisi menggunakan garam mineral yang bisa larut di dalam larutan air dengan metode yang sempurna menjadi tidak membuat drip pengair tetesan air jadi tersumbat. Dimasukkan ke dalam kantong plastik sehingga tidak sulit dalam perihal transportasi. Satu set kandungan nutrisi hidroponik memiliki dua tahapan yakni Bagian A untuk membuat Cairan Stok A dan Bagian B untuk menjadikan Larutan Stok B. Di dalam Bagian A mengandung kandungan Kalsium serta dalam Bagian B yang mengandung Phosphate serta Sulfate. Dalam keadaan yang pekat (yang berupa larutan Stok) Kalsium tidak boleh dicampur dengan kandungan Phosphate atau Sulphate, oleh karena itu ada Bagian A serta Bagian B.

Kangkung Hidroponik

Menanam tanaman secara hidroponik menggunakan perangkat dan perlengkapan yang komplit biasanya akan menghabiskan biaya awal yang besar. Namun, apabila untuk hobi atau sekedar menyalurkan kegemaran berkebun, maka peralatan dan bahan bisa disiasati dengan menggunakan bahan yang murah, sederhana dan ada di sekitar rumah. Berikut ini cara membuat wadah tanam hidroponik sederhana dengan menggunakan botol air bekas. Untuk tanaman uji yang digunakan adalah bibit kangkung darat.

Alat dan bahan yang diperlukan:

-Botol bekas air mineral 

-Cutter

-Gelas plastic bekas ukuran kecil

-Arang sekam

-Bibit kangkung darat

-Solder atau paku

-Cairan nutrisi untuk hidroponik

Langkah Pembuatan Model Botol Rebah

Pada model ini, botol diatur seperti pipa horizontal. Hitung-hitung sambil belajar jika tertarik untuk bertanam hidroponik dengan menggunakan pipa pralon atau PVC yang panjang. Model ini termasuk rakit apung tanpa menggunakan sumbu.

Gelas kecil yang telah disediakan diberi lubang merata pada bagian bawah dan samping secara memutar. Gelas ini nantinya akan dipakai untuk wadah sekam bakar dan tempat penanaman bibit kangkung darat.

Botol plastic dalam posisi rebah mendatar dan bagian atas dibuat dua buah lubang saja yang cukup besar untuk memasukkan gelas plastic tadi. Jika memakai botol dengan ukuran yang lebih besar dan panjang bisa ditambahkan jumlah lubangnya. Botol aqua ini nantinya berfungsi untuk tempat larutan nutrisi hidroponik. Jangan lupa untuk memberikan lubang dengan solder atau kawat yang sudah dipanasi pada beberapa bagian botol untuk tempat sirkulasi udara.

Bibit kangkung yang sebelumnya telah disemai, diambil dan berikutnyamedia tanam dibersihkan dengan air. Setelah itu akar kangkung dimasukkan ke dalam gelas plastic dengan posisi sebagian akar dikeluarkan lewat lubang bagian bawah, agar nanti langsung menyentuh larutan nutrisi. Berikutnya Sekam bakar ditimbunkan kedalam gelas plastic hingga tanaman kangkung dapat berdiri dengan tegak. Selanjutnya Siram dengan air.

Cabe Hidroponik

Lombok nyaris jadi keperluan utama untuk orang-orang, lebih-lebih di Nusantara. Karena lombok ini adalah rempah-rempah bahan baku dari saus sambal. Dimana saus sambal ini adalah pelengkap dari hampir semua masakan Nusantara. Selain sebagai saus sambal, lombok itu sendiri jadi rempah-rempah baku dari berbagai jenis makanan di Nusantara.

Tanaman cabai bukan merupakan tumbuhan yang sulit dibudidayakan. Dengan artian tanaman cabai gampang merawatnya dan menanamnya. Tumbuhan cabai dapat berkembang di banyak macam tanah dan suhu udara. Tumbuhan lombok tak begitu memilih di media tanam & daerah tanamnya.

Pada umumnya, tumbuhan lombok yang kebanyakan kita peroleh dari tukang sayur atau dari pasar adalah produksi dari pertanian. Cabai ditumbuhkan secara masal di ladang yang luas.

Meskipun begitu, untuk memperoleh cabai, Anda tak wajib mempunyai ladang yang luas dan bertani dengan itu. Akan tetapi Anda dapat menumbuhkan cabai di bermacam-macam media yang lebih simpel seperti tanah di halaman rumah, di polybag atau di pot.

disebabkan tumbuhan cabai ini tidak besar kita bisa menumbuhkannya di pot atau polybag. di samping itu kita tak perlu tanah yang berlimpah dalam pot atau polybag itu.

Pilihan lain dari media tumbuhan tanah untuk tumbuhan cabai adalah hidroponik. Dengan memakai media tanam hidroponik, menumbuhkan lombok jadi lebih simpel dan tak merepotkan. Di samping itu kita dapat membuat beberapa kreativitas seperti halnya membuat pipa paralon bersusun untuk alternatif potnya. Hal ini akan sangat menghemat media tanam sehingga menciptakan efisiensi. Sehingga kita dapat menumbuhkan lebih banyak tumbuhan cabai di ruang yang sama.

Tomat Hidroponik

Tumbuhan Hidroponik Tomat Dipindah ke Botol Plastik atau Tempat bunga

Pindahkan biji tomat ke bak Botol Plastik atau Tempat bunga demi tujuan biar biji bisa membesar semakin cepat. Lihat akar tumbuhan supaya jangan sampai tertanam semuanya, berikan jarak disela akar dan air vitamin biar akar bisa O2.

Nutrisi dan Pengembangan Tomat Hidroponik

Cara meluaskan tomat hidroponik dapat dilakukan bermacam, metode yang rada mudah dan enggak menyusahkan yakni dengan memakai cara hidroponik sistem wick. Coba lihat foto berikut ini, buatlah wadah yang sesuai sama metode wick. Tambahkan krikil atau hidroton pada media tanaman guna menolong menahan tumbuhan hidroponik tomat. Sekiranya tumbuhan telah beranjak tinggi dan besar pakai kecambah yang mendukung tumbuhan berdiri tegak.

Cara Menanam Tomat Hidroponik

Berkebun tomat hidroponik relatif mudah dan terjangkau. Satu diantara aspek yang paling utama adalah kesungguhan untuk belajar dan terjun langsung.

Pada segmen kali ini kami akan share cara berkebun tomat hidroponik dengan memberdayakan lahan sempit di rumah.

Pemilihan Benih Tomat

Langkah pertama dalam berkebun tomat hidroponik yaitu pemilihan benih yang bagus. Salah satu cara memilih benih tomat yang baik adalah dengan membeli benih dalam kemasan di otlet-otlet pertanian disekitar kita atau via internet.

Sebelum memesan benih tomat sebaiknya pastikan bibit yang kita pesan adalah benih yang unggul serta sudah teruji keunggulannya dan lebih tahan terhadap hama penyakit.

Penyemaian Benih Tomat

Untuk menyemai benih atau biji tomat gunakanlah rockwool sebagai media tanam hidroponik karena lebih mudah ketika dipindahkan.

Caranya:

Potong rockwool membentuk dadu kecil

Lalu rendam dalam air yang sudah mengandung nutrisi

Selanjutnya masukkan biji tomat kedalam rockwool, masing-masing 1 biji untuk setiap rockwool

Kemudian simpan Rockwool di tempat yang teduh selama beberapa tempo, jika sudah berkecambah tempatkan di tempat yang terkena sinar matahari.

Jika sudah memiliki 4-6 helai daun sejati, benih tomat hidroponik sudah siap dipindahkan ke tempat yang lebih besar.

Sawi Hidroponik

Sawi Hijau Hidroponik (Brassica Juncea) yaitu tanaman sayuran yang lumayan populer di masyarakat. Tanaman sawi ini dikenal juga sebagai caisim, caisin, atau sawi bakso, sayuran sawi ini tidak susah untuk dikembangbiakkan dan bisa dikonsumsi dalam keadaan fresh (biasanya dilayukan dengan air panas) atau dibuat menjadi makanan asinan.

Jenis sayuran sawi ini mudah hidup di daerah rendah atau daerah yang tinggi. Sawi adalah Sayur-sayuran yang mempunai banyak manfaat bagi tubuh kita. Sebab selain banyak akan serat dan vitamin, pastinya juga bisa mehindari berabagai penyakit, seperti tanaman Sawi yang nama latinnya Brassica Juncea ini termasuk ke dalam Family Curciferae. 

Sawi hijau adalah salah satu sumber yang banyak anti-oksidan flavonoid, indoles, sulforaphane, karoten, lutein dan zeaxanthin. Indoles, terutama di-indolyl-metana (DIM) dan sulforaphane mempunyai khasiat nyata dalam memerangi penyakit prostat, penyakit kanker usus, penyakit kanker payudara, dan penyakit kanker ovarium yang bersumberkan penghalangan tumbuhnya sel kanker, efek sitotoksik pada sel kanker.

Baca juga :

0
0
0
0
0
Komentar
PILIHAN TERBAIK UNTUK DIBACA
Likes Fourlook from Facebook