Sumber: archaeologynewsnetwork.blogspot.com

Kisah Nabi Nuh dan kapalnya begitu populer. Banjir yang melanda umat karena menyekutukan Allah SWT membuat Sang Nabi, hewan peliharaan hingga para pengikutnya harus naik ke dalam kapal yang telah dibuatnya.

Nabi Nuh sendiri memiliki empat putra, yakni, Kan’an, Yafet, Sam dan Ham. Namun di masanya populasi manusia mengalami penurunan akibat bencana banjir yang melanda. Salah satu putranya yang bernama Kan’an juga turut menjadi korban atas peristiwa tersebut.

Usai peristiwa besar itu terjadi, Nuh dan pengikutnya akhirnya menetap di suatu wilayah. Kemudian mereka bermigrasi lagi hingga ke Jazirah Arab, begitu seterusnya. Fenomena inilah yang kemudian membuat manusia di muka bumi semakin bertambah dan tinggal di seluruh penjuru dunia.

Pada putranya yang bernama Yafeth, Nuh berdoa bila kelak keturunannya akan menjadi raja-raja di muka bumi. Ia menikah dengan Arbasisah yang merupakan keturunan langsung dari Adam. Mereka memiliki 7 orang anak laki-laki dan satu anak perempuan, Gomer, Magog, Tiras, Yunan (Yawan), Meshech, Tubal, and Madai. Melalui cucunya ini lah kemudian menghasilkan beberapa ras di muka bumi, yakni sebagai berikut.

1Madai

Sumber: animacenter.org

Menurut kisah, keturunan Madai bin Yafet menurunkan bangsa Daylam. Mereka adalah orang-orang Madea atau dalam bahasa Yunani disebut dengan Medes. Sehingga turunlah orang-orang Parsi atau Persia, Iran, Media, Mitani, Indo-Arya, Kurdi dan Mitani.

2Tubal

Sumber: www.uwcad.it

Tubal bersama dengan sebagian rombongan kakaknya, Meshech pergi ke daratan Afrika Utara. Mereka kemudian menyebar hingga ke semenanjung Spanyol dan Portugal. Di sebelah Barat agak ke Utara dari Laut Tengah tersebut mereka mendirikan rumah-rumah hingga lahirlah bangsa Leman. Kini mereka dikenal sebagai orang Italia, Liberia, Georgia, Tabal, Iliria, dan Perancis.

3Meshech

Sumber: ar.pinterest.com

Sebagian rombingan Meschech menurut kisah tinggal di daratan Afrika, seperti Mesir. Mereka juga menyebar hingga ke Syria, dan Spanyol. Kemudian anak cucunya dikenal sebagai bangsa Ashban.

4Yunan (Yawan)

Sumber: pinterest.com

Sama seperti namanya, Yunan menurunkan orang-orang Yunani. Mereka terpecah ke dalam tiga kelompok, yani Lathen, Greeks dan Kuteim. Cucu nabi Nuh ini lah yang kemudian berpopulasi menjadi bangsa Romawi dan sempat berkuasa di muka bumi serta menciptakan peradaban baru umat manusia.

5Tiras

Sumber: nseuropa.wordpress.com

Muhammad ibn Jarir-al Tabari pernah bercerita bila Tiras mempunyai putra yang diberi nama Batawil. Dari sana kemudian menurunkan Qarnabil, Bakht dan Arsal. Ketiga keturunan Tiras ini kemudian menikah dengan putra Ham, yakni Kush, Put dan Kanaan. Sehingga mereka menurunkan orang-orang Traisa, Goth, Jute dan Teuton.

6Magog

Sumber: omf.org

Nah, jika kamu penasaran dari mana orang Indonesia, Melayu, Indo-Cina, Korea, Cina dan Jepang berasal. Menurut kisah Magog bermigrasi ke arah timur dan tenggara. Ia memiliki putra bernama Shin yang kemudian menurunkan suku-suku di Asia. Sementara keberadaan bangsa yang disebut dalam Al-Qur’an, Ya’jud dan Ma’jud ini masih belum diketahui keberadaannya, hanya Allah yang tahu.

7Gomer

Sumber: hortipoint.nl

Gomer merupakan cucu Nuh yang menurunkan sebagian besar orang Eropa dan Amerika. Mereka menghasilkan bangsa Turki, Armenia, Rusia, Slavia, Irlandia, Jerman, Welsh. Sehingga bangsa Eropa-Amerika langsung bernasab pada Yafits bin Nuh AS.

Sudah pada tahu kan dari mana beberapa suku di dunia berasal jika dari keturunan Yafeth? Bagaimana dengan anak Nuh lainnya? Bersambung ke bagian 2. (ind/flk)

Source: Zulfanafdhilla.com, Kompasiana, Wikpedia.com

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here