Sumber: www.pinterest.co.uk

Nabi Nuh AS selalu berdoa agar mendapatkan keturunan yang baik, termasuk pada Sam. Ia berdoa agar putranya tersebut menurunkan Nabi dan Rasul untuk mengarahkan umat di muka bumi ini.

Setelah saudaranya, Yafeth menurut kisah menjadi nenek moyang dari orang-orang Eropa dan Amerika. Maka seperti diriwayatkan oleh Ibnu Thabari bila Sam beserta istrinya Shalih memiliki lima orang anak. Masing-masing dari mereka memiliki pengaruh besar terhadap perubahan dunia, seperti yang didoakan oleh sang kakek.

Sementara istri Sam sendiri memiliki ayah bernama Batawil bin Mehujael bin Akhnukh bin Qayin bin Adam. Menurut Ibn Ishaq dan Ibn Hisham, keturunan Sam lah yang kelak akan membawa kejayaan pada Islam melalui Muhammad.

1Elam

Sumber: koochar.com

Elam menurunkan orang-orang Iran Kuno. Namun kemudian anak cucunya berasimilasi dengan keturunan Madai bin Yafeth yang menghasilkan bangsa Persia.

2Ashur

Sumber: artlevin.com

Bangsa Babylonia pernah menjadi penguasa di muka bumi. Ternyata mereka diturunkan dari Ashur, salah satu anak Sam yang juga menurunkan orang-orang Kurdi, dan Asiria.

3Aram

Sumber: taklimislam.wordpress.com

Melalui Aram, Sam mendapatkan empat orang cucu yakni Uz, Mash, Gether dan Hul. Kemudian mereka menurunkan Ad, Gether, Ubayl, Tsamud dan Judays. Menurut sejarah, mereka berkomunikasi dengan Bahasa Arab.

Kaum Ad dihancurkan oleh Tsamud. Sementara kejayaan Tsamud dihentikan oleh Iram atau disebut dengan Arman. Sebelum Nabi Ibrahim dan Ismail menurunkan orang-orang Arab, sebetulnya daratan Jazirah sudah dihuni oleh kaum cucu Nuh, yakni Aad, Tsamud, Jadis, Kaldan, Imlaq. Di samping itu, cucu Nuh ini menurunkan bangsa Suryani atau Syria.

Menurut Ibnu Hisyam, Kaum Aad merupakan kaum Arab kuno yang hidup di masa Nabi Hud AS. Kemudian Kaum Tsamud yang populer di kisah Nabi dan Rasul hidup pada 2300 SM hingga 200 M di masa Nabi Shaleh. Mereka tinggal di Gunung Athlab, Arab Tengah. Kemudian Kaum Kaldan ada di zaman Nabi Ibrahim AS. Terakhir yakni kaum Amaliqah di era Nabi Ismail AS.

4Lud

Sumber: www.persiaadvisor.travel

Menurut kisah, Lud menikah dengan Shakbah. Mereka kemudian menurunkan Bangsa yang mendiami wilayah Persia, kaum Tasm, Faris, Jurjan dan Amaliqah.

Dari Lud banyak diturunkan bangsa-bangsa besar bagi peradaban umat manusia. Imliq atau Amaliqah mendiami daerah Syiria, Uman, Hijaz dan Mesir. Di Syiria, lahirlah kaum Kanaanit yang luar biasa kuat. Sementara di Mesir ada Fir’aun, dan Bangsa Jasim.

Kaum Imliq juga bermigrasi ke Madinah dan lahir Bani Matar, Sa’d, Huff dan Al-Azraq. Kemudian ada yang tinggal di Najd dan Tayma.

Keturunan Tasm tinggal di kota kuno, Bahrayn. Bangsa ini bersama dengan Amalek, Umaym dan Jasim menggunakan Bahasa Arab. Sedangkan keturunan Faris menggunakan dialek Farsi yang kemudian melahirkan Bahasa Persia.

5Arfaqsyad

Sumber: toperfect.com

Dari Arfaqsyad melahirkan Amir yang menurunkan bangsa Ibrani dan Arab. Kemudian Yoktan yang menghasilkan Bangsa Hind, Sind dan Syaba’. Keturunan anak pertama Sam inilah yang melahirkan Nabi dan Rasul seperti yang didoakan oleh Nuh AS, seperti Ibrahim, Daud, Isa hingga Muhammad.

Arfaqsyad juga disebut sebagai cikal bakal dari lahirnya dua suku Arab, yakni Qahthan yang menurunkan Arab pribumi dan Adnan yang melahirkan suku Arab pendatang.

Sudah mengerti silsilah bangsa yang diturunkan oleh anak kedua Nabi Nuh AS? Lanjut ke bagian tiga ya. (ind/flk)

Source: Zulfanafdhilla.com, Kompasiana, Wikpedia.com

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here