Sumber: geo-media.blogspot.com

Aktivitas lempeng di dasar bumi memicu terjadinya gempa. Lempengan yang ada di dasar laut atau disebut dengan tectonik plate ini juga menjadi pemicu tsunami dan kerusakan di daratan. Dari banyaknya lempeng di dunia, area Samudera Pasifik lah yang paling aktif dan bergerak setiap saat.

Pergerakan lempeng ini nggak bisa diprediksi, namun lempeng Eurasia dan Amerika utara sendiri diketahui bergerak menjauh 2 cm setiap tahunnya. Sementara untuk di wilayah Ring of Fire masih diteliti bagaimana cara kerja dan bergerak setiap berapa tahun sekali.

Well guys, berikut ini merupakan teori pergerakan lempeng yang perlu kamu ketahui. Apa saja?

1Sesar mendatar

Sumber: www.erwinedwar.com

Kalau yang satu ini merupakan gerakan lempeng yang saling bergesekan namun berlawanan arah. Akibatnya terbentuklah patahan seperti yanga ada di San Andreas. Fenomena tersebut disebabkan oleh gesekan berlawanan antara lempeng Samudera Pasifik dan lempeng darat Amerika Utara. Patahan yang terbentang sejauh 1200 km itu memanjang dari San Fransisco ke Los Angeles.

2Devergen

Sumber: muktiarsandi.wordpress.com

Devergen merupakan gerakan lempeng yang semakin menjauh. Akibatnya timbul retakan-retakan yang jadi tempat keluarnya magma. Api cair ini lah yang kemudian mengalir hingga ke permukaan bumi dan menyembur-nyembur. Peristiwa ini kemudian menjadikan munculnya pulau baru.

Sementara itu, divergen yang terjadi di bawah lautan membentuk sea floor spreading, cekungan yang memanjang. Lempeng Eurasia dan Amerika Utara merupakan salah satu contoh yang menjauh dan bertekstur bebatuan. Kendati demikian wilayah ini jadi spot menarik untuk diving dan menilik lempeng bumi di dasar laut.

3Konvergen

Sumber: app.emaze.com

Lempeng tektonik yang semakin mendekat dinaman gerakan konvergen. Peristiwa ini akan menyebabkan tumpukan antar lempeng. Nggak hanya terjadi di daratan, bahkan lempeng samudera juga bisa menabrak lempeng benua yang pada akhirnya membuat sisi plat samudera masuk ke bawah.

Penumpukan lempeng ini disebabkan oleh berat jenis milik samudera lebih berat dari pada benua. Sehingga jadilah palung dan pegunungan.

Nah itu dia guys jenis pergarakan lempeng di dasar bumi. Sampai saat ini sih para ilmuwan geologis masih mengamati pergerakannya. Semoga bermanfaat! (ind/flk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here