Sumber: Tribunnews

Pihak kepolisian telah menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus prostistusi online di salah satu hotel di Kota Batu, Jawa Timur pada Jum’at (25/10) malam WIB. Dari beberapa informasi yang didapatkan, polisi mengamankan para tersangka ketika tengah berhubungan badan di salah satu kamar hotel. Dari ketiga tersangka, salah satunya adalah wanita cantik berambut panjang berinisial PA (23) yang diketahui adalah salah satu public figur asal Jakarta. Sementara satu tersangka lainnya yang berinisial J diketahui berstatus sebagai mucikari, dan YW adalah pria yang menjadi pemesan PA.

1Keterangan yang Disampaikan Pihak Hotel Berbeda

Sumber: JoglosemarNews

Akan tetapi keterangan yang diberikan oleh pihak hotel berbeda dengan informasi yang tersebar luas. Riski Rahmat yang diketahui berstatus asisten marketing manager hotel mengatakan bahwa PA ditangkap polisi ketika masih berada di parkiran mobil. Dia menjelaskan bahwa PA ditangkap ketika sedang menerima karcis parkir mobil, sehingga tidak ada peristiwa pendobrakan seperti yang telah diberitakan sebelumnya.

2Kamar Dipesan Atas Nama Seorang Sopir

Sumber: SINDOnews

Kemudian Rahmat juga menjelaskan bahwa kamar hotel yang akan digunakan oleh PA untuk melayani tamunya dipesan atas nama Abdi pada hari Jum’at sekitar pukul 13:00 WIB. Menurut keterangan di KTP miliknya, Abdi bekerja sebagai sopir. Namun dia tidak hanya memesan satu kamar, melainkan dua kamar sekaligus. Hanya saja Rahmat tidak tahu persis untuk siapa kamar-kamar tersebut dipesan.

3Kontestan Putri Pariwisata Indonesia 2016

Sumber: Tribunnews.com

Di sisi lain, setelah menjalani pemeriksaan PA mengakui bahwa dirinya bukan seorang public figur seperti yang diberitakan sebelumnya. Selain menepis tudingan sebagai Putri Indonesia, PA juga mengatakan bahwa dirinya hanya menjadi finalis Putri Pariwisata Indonesia 2016. Pada ajang tersebut dirinya tidak keluar sebagai pemenang.

4Mucikari Menjadi Tersangka

Sumber: merdeka.com

Kemudian setelah melakukan pemeriksaan pihak kepolisian juga memutuskan untuk menetapkan mucikari Julendi alias J sebagai tersangka. Dirreskrimum Polda Jadim, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan juga membenarkan bahwa J sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Penyidik telah menetapkan J sebagai tersangka kasus prostistusi online,” kata Gidion.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here