Sumber: dzulfikaralala.com

Sebelum Google dan media online menginvansi, beberapa dari kalian mungkin dulunya sering berlangganan majalah, dan tabloid. Sementara para orang tua lebih suka berlangganan surat kabar yang dikirim setiap pagi.

Flashback ke era kejayaan media cetak, yang mana para pembaca tidak sabar ingin segera menilik edisi baru demi tren fashion hip, kesehatan, berita artis, kisah inpirasi, cerita pendek hingga ramalan zodiak.

Meski kini beberapa media cetak memilih untuk tutup, namun masih ada juga lho yang bertahan dan diminati oleh banyak orang. Terang saja, media cetak dianggap lebih credible karena dibuat melalui penyeleksian artikel yang ketat, hingga harus rapat redaksi yang melewatkan ketua redaktur beserta jajaran editor.

Lain halnya dengan media digital yang bisa terbit setiap menit tanpa melalui proses penyeleksian ketat. Oleh sebab itu, media online dianggap lebih cepat bila dibandingkan cetak.

Untuk mengobati rasa rindumu pada media cetak yang dulunya jadi langgananmu, berikut potret transformasi majalah Indonesia!

1KaWanku

Sumber: hype.idntimes.com

Di awal berdirinya pada tahun 1970, KaWanku diperuntukkan anak-anak. Namun seiring dengan perkembangan zaman, maka majalah ini diperuntukkan remaja.

Nah, kalau di Gadis ada Gadis sampul maka di KaWanku ada Moka yang juga melahirkan sederet bintang beken tanah air. Seperti, Laudya Chintya Bella, Zaskia Mecca sampai Talitha Latief. Namun sayangnya, majalah ini sudah berhenti cetak sejak tahun 2016 dan digantikan dengan versi digital, yakni kawankumagz.com dan mengubah namanya lagi menjadi cewekbanget.id.

2Femina

Sumber: yukepo.com

Dengan mengusung slogan Gaya Hidup Masa Kini, Femina terbit perdana pada September 1972. Model cover pertama dari majalah ini bernama Turi Malaon yang merupakan istri dan ibu dua orang anak. Sementara suaminya adalah pemain drama sekaligus dosen Fakultas Sastra Universitas Indonesia. Ia terpilih karena dianggap menginspirasi wanita Indonesia.

3Gadis

Sumber: zackyliciouss.blogspot.co.id

Gadis diterbitkan sejak tahun 1973. Para remaja di era dahulu hingga saat ini bergantung sekali dengan majalah satu ini. Kalau kamu ingin up to date soal cewek, dari mulai makeup, fashion, sampai kisah asmara, wajib banget untuk berlangganan Gadis.

Salah satu ajang yang diselenggarakan oleh majalah ini adalah Gadis Sampul, yang mana para alumninya banyak berkiprah di dunia hiburan Indonesia. Sebut saja Dian Sastrowardoyo, Astrid Tiar, Titi Kamal, Acha Septriasa, sampai Vanesha Prescilla.

4Kartini

Sumber: koleksitempodoeloe.blogspot.co.id

Di awal kemunculannya, majalah ini memiliki nama Madonna yang terbit perdana pada tahun 1972. Namun kemudian berganti nama dan menerapkan slogan Inspiring Reality dengan tujuan agar menginspirasi wanita-wanita Indonesia.

5Hai

Sumber: kompasiana.com

Pertama kali didirikan pada tahun 1977 dan dikhususkan untuk remaja putra. Sementara di awal terbit, Hai menampilkan komik terjemahan dan mulai berganti menjadi majalah seputar dunia hiburan serta pelajar pada tahun 1980.

Melalui majalah ini pula, masyarakat jadi mengenal cerita Lupus, Catatan Si Boy, sampai Anak-anak Mami Alin. Beberapa seri cerita yangd diterbitkan di sini juga kerap diangkat ke layar kaca, lho. Meski sudah memutuskan berhenti cetak pada tahun 2017, namun Hai masih bisa dinikmati melalui versi digitalnya, yakni hai.id.

Meski kini media cetak sudah diambil alih oleh versi digital, tapi mereka masih di hati. Apalagi soal ramalan zodiak yang ditunggu-tunggu setiap minggunya. (ind/flk)

Source: IDN Times

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here