Beberapa waktu yang lalu, masyarakat Indonesia khususnya warga yang berada di dekat Sungai Brantas Sidoarjo, dihebohkan dengan ikan asal amazon yang dilepaskan oleh seseorang ke sungai tersebut. Kabarnya si pemilik sudah tidak sanggup memeliharanya dan dilepaskan begitu saja ke sungan brantas. Jumlah ikan yang dilepaskan sebanyak 18 ekor. Ikan ini kabarnya cukup berbahaya karena dikenal sebagai predator sungai amazon. Nah, supaya lebih tahu seluk beluk ikan ini berikut pembahasannya.

6Ikan Predator Berbahaya

Sumber : www.fishinginthailand.com

Arapaima Gigas di habitatnya dikenal sebagai predator yang memakan ikan lain yang lebih kecil darinya. Apabila ikan ini berada pada sebuah area, maka ikan-ikan yang lebih kecil di sekitarnya akan habis populasinya karena dimangsa. Selain itu, ikan ini juga dapat melukai apabila berhadapan dengan manusia misalnya anak-anak, karena ukuran ikan saat dewasa akan sangat besar.

5Ikan Raksasa

Sumber : www.otlibrary.com

Saat dewasa, ikan ini bisa disebut sebagai “ikan monster” karena ukurannya yang jauh lebih besar dibandingkan ikan-ikan lain. Ikan Arapaima dikenal juga sebagai parasit yang memang memakan ikal lain yang lebih kecil. Saat dewasa, bobot ikan ini dapat mencapai 200 kg dengan panjang mencapai 2 meter.

4Dapat Dikonsumsi

Sumber : www.pinterest.com

Bagi yang berminat mengkonsumsi ikan ini, ternyata termasuk ikan yang aman. Dengan bentuk tubuh mirip seperti ikan gabus, bisa saja juga rasanya sama. Namun kalau sampai ukurannya besar banget mungkin nggak enak juga ya ? Tekstur dagingnya mungkin sudah keras dan kasar.

3Biaya Perawatan Yang Mahal

Sumber : www.kompas.com

Karena ukurannya yang cukuo besar dan berasal dari luar negeri, untuk biaya pembelian dan pemeliharaan ikan Araipama juga tidaklah murah. Satu ekor araipama dengan panjang 2 meter bisa dihargai Rp 10 juta, bahkan untuk jenis tertentu yang mempunyai motif seperti panda bisa dihargai Rp. 250 juta. Belum lagi biaya pemeliharaannya yang sehari bisa mencapai Rp. 200 ribu. Ckckckck…

2Dilarang Dilepaskan di Di Indonesia

Sumber : www.okezone.com

Hewan ini dilarang dilepaskan secara liar ke perairan Indonesia. Bahkan, terdapat sanksi yang cukup berat bagi siapa saja yang melakukannya. Undang-undang nomo 31 tahun. 2004 tentang perikanan pasal 12 ayat 1 mengancam dengan hukuman pidana paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp 2 miliar.

1Menyebabkan Ketidakseimbangan Ekosistem

Sumber : www.seafoodbrasil.com.br

Karena memang bukan berasal dari Indonesia, maka jika dilepaskan secara bebas di sungan akan merusak ekosistem di sungai tersebut. Ikan ini akan memakan semua ikan yang lebih kecil di sekitarnya sehingga mengakibatkan rantai makanan menjadi tidak seimbang.

Sumber : www. blog.reservasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here