Sumber: paskibsmansamaros.blogspot.com

Sudah 73 tahun Indonesia merdeka. Negeri yang telah diajajah oleh Bangsa Eropa selama ratusan tahun, kemudian disusul Jepang kini telah sepenuhnya mandiri. Menuju usia yang cukup renta ini, bukan tanpa perjalanan panjang.

Untuk itulah sebagai generasi penerus, sudah sepatutnya kita menghargai jasa para pahlawan yang telah tiada. Meneruskan perjuangan mereka dalam segala bentuk dan bidang untuk menjadikan Indonesia negara yang gemilang di mata dunia.

Sudah sepatutnya pula sebagai generasi masa kini, kamu perlu mengetahui pasti tentang sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia. Berikut kisah derik-detik menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia!

1Pembuatan naskah Proklamasi

Sumber: nasional.kompas.com

Naskah Proklamasi dibuat oleh Soekarno pada tanggal 17 Agustus 1945 pukul 02.000 – 03.00 dini hari di rumah perwira Angkatan Laut Jepang, Laksamana Maeda yang terletak di Myakodori (sekarang Jalan Imam Bonjol Nomor 1).

2Teks dibuat atas nama Bangsa Indonesia

Sumber: jarwoji.wordpress.com

Hatta mengusulkan naskah Proklamasai ditandangi oleh seluruh anggota PPKI. Namun Sukarni mengusulkan bila teks tersebut cukup ditandatangani Seokarno dan Hatta atas nama rakyat Indonesia.

3Lokasi upacara Proklamasi pertama

Sumber: www.kaskus.co.id

Proklamasi sebenarnya akan diadakan di Lapangan Ikada Jakarta. Namun untuk menghindari konflik antara militer Jepang dan rakyat, maka acara diselenggarakan di halaman rumah Soekarno, Jalan Pegangsaan Timur no. 56 (kini Jalan Proklamasi).

4Mikrofon dan tiang bendera

Sumber: bandung.merdeka.com

Berdasarkan kisah dari otobiografi Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, mikrofon yang digunakan saat Proklamasi dicuri dari Radio milik Jepang. Sementara tiang bendera diambil dari batang bambu belakang rumah Soekarno.

5Bung Karno sakit saat Proklamasi

Sumber: www.katailmu.com

Saat upacara Proklamasi yang bertepatan dengan bulan Ramadhan, Bung Karno diserang Malaria. Sehingga beliau tidak berpuasa. Usai upacara diselenggarakan, beliau langsung berbaring lagi ke kamar tidurnya.

6Pembentukan Barisan Berani Mati

Sumber: penasoekarno.wordpress.com

Proklamasi sempat dilarang oleh Pemerintah Jepang. Namun, mereka sudah terlanjur mengumumkan dan mengibarkan merah putih. Jadilah untuk berjaga-jaga Barisan Pelopor menjaga rumah Soekarno dengan bersenjata golok dan bambu runcing. Sejak itulah beliau membentuk Barisan Berani Mati yang khusus menjaga rumahnya dan Sang Saka.

7Soekarno merekam kembali Proklamasi

Sumber: andapagar.com

Suara Soekarno saat membacakan teks Proklamasi sebenarnya hasil rekaman pada tahun 1951 di Radio Rapublik Indonesia. Sementara saat upacara Kemerdekaan sendiri, Soetarto dari Nippon Eiga Sha lupa mendokumentasikan. Namun beruntung ada Frans dan Alex Mendur yang berhasil menjepret. Itu pun hanya tiga kali, sementara rekaman video dan audio tidak ada sama sekali.

8Penyebaran kemerdekaan

Sumber: skyfiled.blogspot.com

Berita Proklamasi awalnya dilakukan secara diam-diam namun cepat. Adam Malik yang bekerja di Domei (sekarang ANTARA) berhasil menyiarkan lewat kawat morce cast. Berita itu dengan cepat menyebar dan tertangkap ke San Fransisco dan Australia.

Sementara pada pukul 19.00, Jusuf Ronodipuro berhasil mengambil alih Hoso Kyoku (sekarang RRI) yang awalnya susah direbut. Kemudian dilanjutkan melalui mulut ke mulut, selebaran, grafiti dan lain sebagainya.

9Sjahrir juga membuat teks Proklamasi

Sumber: psikindonesia.org

Sebelumnya, pada tanggal 15 Agustus Sjahrir mendesak Soekarno untuk mengumumkan kemerdekaan karena mendengar kekalahan Jepang sehari sebelumnya. Saat itu, Sjahrir sudah membuat naskah Proklamasi sepanjang 300 kata yang berisi penderitaan rakyat Indonesia di bawah penjajahan Jepang.

Berkat jasa para pahlawan, Indonesia menjadi negara yang merdeka hingga saat ini. Terus berjuang generasi muda untuk Indonesia lebih baik! (ind/flk)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here