Sumber: sport1.mk

Pertandingan puncak dari deretan babak seleksi hingga kualifikasi berakhir pada Piala Dunia yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali. Tiap-tiap negara yang tergabung dalam FIFA sudah menantikan laga terbesar ini sebagai ajang unjuk gigi di mata dunia.

Tak ayal pula para pemain sepak bola profesional mempersiapkan pertandingan tersebut dengan sangat maksimal. Sebab ajang Piala Dunia merupakan perhelatan besar untuk menunjukkan keprofesianalan sembari membawa nama negara.

Jajaran pemain hebat mengemban tugas negara masing-masing. Mereka berlatih keras selama bertahun-tahun demi keluar sebagai juara di World Cup. Tapi dari jajaran bintang lapangan ternama dan diakui kepiawanannya dalam menggiring bola, beberapa justru tak pernah merasakan berlaga di Piala Dunia. Siapa saja?

1Eric Cantona

Sumber: atmosphereblog.comsepak

Pemain era 90-an ini pernah berjaya saat membangkitkan kembali kekuatan Manchester United. Ia sukses berkarir di dunia sepakbola beserta dengan klubnya. Namun sayangnya, pria yang berasal dari Perancis ini harus dikeluarkan dari tim nasional oleh manajer Henri Michel.

Pasca pertandingan, ia justru mengatakan kalimat buruk terhadap Michel dalam salah satu wawancara televisi sehingga membuat dirinya disuspensi dari pertandingan internasional. Tepat pada 1995, Cantona diskors karena tendangan kung-fu yang ditujukan pada Crystal Palace dan memutuskan untuk mengakhiri karir internasional dengan Perancis.

2Ryan Giggs

Sumber: goal.com

Ryan Giggs merupakan salah satu pemain yang suskes mengantarkan klubnya pada Liga Inggris. Tetapi sayangnya, ia tidak mampu meloloskan negaranya ke Piala Dunia.

Ia memulai debut internasionalnya melalui pertandingan melawan Jerman pada Oktober 1991. Pada laga kualifikasi Euro 2008, ia menjadi kapten yang memimpin tim melawan Ceko. Selama 16 tahun bersinar di lapangan hijau, ia gagal memimpin Wales tembus World Cup.

3George Best

Sumber: www.belfastlive.co.uk

George Best merupakan pemain legendaris Manchester United. Sebagai bintang lapangan hijau yang bersinar kala itu, ia memiliki kemampuan luar biasa, seperti kecepatan, keterampilan, serta teknik menggiring serta memasukkan bola lainnya.

Best berhasil mengantarkan United pada peraih dua trofi Divisi Pertama dan piala Eropa tahun 1968. Meskipun demikian, ia tak bisa berpartisipasi dalam Piala Dunia bersama tim nasionalnya, Irlandia Utara. Saat negaranya lolos menuju World Cup, justru saat itu usianya sudah menginjak 36 tahun dan dianggap terlambat.

4George Weah

Sumber: thesefootballtimes.co

George Weah memutuskan untuk pindah ke Paris Saint-Germain pada 1992 berkat bakatnya di lapangan hijau. Ia dikenal sebagai musuh keeper karena bisa menceta gol berkali-kali. Usai itu, Weah pindah ke Milan dan menghabiskan empat musim dengan sejumlah kemenangan. Bahkan FIFA menobatkan dia sebagai pemain terbaik pada 1995.

Kendati demikian, ia tak bisa bergabung dalam Piala Dunia mewakili negaranya, Liberia. Sebab negara tersebut dianggap tidak memenuhi syarat untuk masuk dalam laga World Cup.

Itulah empat pemain berbakat lapangan hijau yang tidak bisa bermain dalam Piala Dunia. Kendati demikian, mereka tetap menjadi legenda di dunia sepak bola. (ind/flk)

Source: bola.com

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here