Tren fashion seolah tak ada matinya. Setiap tahun, ragam gaya yang menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat diciptakan. Setiap era memiliki style yag berbeda-beda. Itulah nantinya yang menjadi ciri khas dari masing-masing zaman.

Namun pernah tidak kamu merasakan sesuatu yang aneh saat melihat seseorang mengenakan rok mini di acara formal? Atau mungkin menggunakan bikini di tempat umum? Yup, hal tersebutlah yang kemudian dinamakan scandalous look.

Segala sesuatu memang harus disesuaikan dengan konteks. Beberapa tahun yang lalu, pakaian wanita dibuat sesuai aturan masyarakat dan keadaan politik saat itu. Namun demikian, selama bisa melawan peraturan tersebut, maka hal baru bisa dibangun. Saat fashion-fashion terbaru mulai tercipta, masyarakat mulai sinis memperhatikan dan menganggapnya tidak sesuai.

Tak hanya terjadi saat ini, skandal dunia fashion ini pernah terjadi di beberapa puluhan hingga ratusan tahun lalu. Simak kisahnya, ya!

1Gaun Terbuka (1600-1700-an)

Sumber: www.bustle.com

Di tahun 1600, masyarakat memiliki peraturan terhadap pakaian wanita. Haruslah tertutup dan sopan sesuai dengan norma. Namun tentu saja hal tersebut tak membuat semua orang nyaman. Hingga akhirnya di periode Baroq, dress terbuka pun mulai dikenalkan.

Menurut sejarawan dari University of Michigan,  di zaman Elizabeth juga ditemukan dress yang memiliki karakteristik terbuka dan hanya ditutup oleh pita. Jika pakaian tersebut digunakan oleh wanita muda, maka akan dianggap memalukan.

2Gaun Ankle di Era Puritan (1800-an)

Sumber: www.pinterest.com

Di era Puritan, seorang wanita harus berpakain sopan, menutup leher dan panjang hingga ujung kaki. Kemudian pada masa Victoria, modifikasi pakaian pun mulai dilakukan karena wanita mulai banyak beraktivitas.

Mereka memendekkan gaun hingga sebatas mata kaki, dan melengkapinya dengan stoking atau rok dalam. Hal tersebut dinilai memalukan, dan tak sepatutnya seorang perempuan menampakkan kaki.

3Pakaian renang one-piece (1907)

Sumber: www.pinterest.com

Era kini sudah banyak ditemukan bikini, bahkan bisnis tersebut dinilai menjanjikan. Namun dahulu, pakaian renang untuk wanita tidaklah terbuka. Namun hal itu oleh masyarakt sudah dianggap telanjang dan tidak sesuai norma.

The Boston Globe melaporkan bila para wanita dulu berenang di pantai dengan gaun wol hitam setinggi lutut, stoking, topi renang hingga pita. Namun hal tersebut dianggap tidak sesuai hingga seorang wanita Amerika, Annette Kellerman tampak menggunakan pakaian renang one piece di pantai dan dianggap tidak senonoh.

4Gaun Flapper (1920-an)

Sumber: www.fjackets.com

Flapper dari Bahasa Inggris Utara memiliki arti pelacur muda. Seorang gadis di masa Victoria dianggap demikian karena menggunakan pakaian tanpa lengan, dan memperlihatkan pergelangan kaki.

Menurut Dr. Ann DuPont, pengamat fashion, dulu menampakkan pergelangan kaki adalah hal tabu. Sebab titik tersebut merupakan simbol dari seksualitas. Sehingga wanita di era 20-an wajib mengenakan pakaian yang menutupi pergelangan kaki.

5Cone Bras (1950-an)

Sumber: www.pinterest.com

Style pin-up girl yang dikenalkan oleh Marilyn Monroe di tahun 1950-an sempat menjandi tren masa itu. Ia kerap menggunakan pakaian ketat yang menonjolkan bentuk tubuh. Oleh masyarakat, era itu dianggap sebagai kemunduran moral, sebab seharusnya wanita menggunakan pakaian lebih tertutup.

6Rok Mini (1960-an)

Sumber: www.huffingtonpost.com

Kini sudah banyak wanita yang mengenakan rok mini. Namun dulu di tahun 1960-an saat Mary Quant menciptakan pakaian tersebut di London dan memamerkannya di toko, banyak laki-laki paruh baya yang berteriak sambil menggedor kaca dan mengatakan tak senonoh derta menjijikkan.

Well guys, setiap era memang memiliki ciri khas fashion. Namun gaya pakaian dahulu banyak dipengaruhi oleh aturan masyarakat. Kalau sekarang sih bebas-bebas saja ya, asal sesuai dengan tempat. (ind/flk)

Source: Bustle.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here