Sumber: www.heddels.com

Segala sesuatu diciptakan melalui proses. Termasuk pakaian yang kamu kenakan, gengs. Tidak langsung ada dan menjadi tren masa kini, penciptaan sebuah fashion item justru melalui banyak rintangan yang tidak mudah.

Dahulu, tren pakaian disesuaikan dengan aturan masyarakat. Apalagi di Eropa dan Amerika yang mengharuskan seorang wanita berpakaian tertutup dengan rok dan korset. Sedangkan laki-laki wajib menggunakan pakaian formal dan berbahan kain.

Namun para pencipta fashion mulai mendobrak aturan demikian dengan menciptakan ragam fashion item yang lebih nyaman dikenakan oleh siapa pun. Kalau kamu pecinta fashion, ketahui sejarah di balik pakaian favoritmu berikut ini, yuk!

1Dress hitam

Sumber: wikipedia.org

Di tahun 1920, wanita di daratan Eropa utamanya Perancis mengharuskan para wanita mengenakan dress panjang, mengembang dan korset. Namun, Coco Chanel menciptakan little black dress yang lebih serba guna, fleksible dan memudahkan wanita dalam beraktivitas.

Sedangkan warna hitam dipilih karena lebih netral. Meski harus melalui banyak rintangan karena menabrak arus norma kala itu, namun akhirnya dress hitam ciptaan Chanel disimbolkan sebagai keeleganan.

2Polo Shirt

Sumber: www.allsaints.com

Polo shirt kini banyak dikenakan oleh laki-laki maupun perempuan. Dengan menggabungkan shirt dan kaus, pakaian ini lebih fleksibel. Awalnya sebenarnya merupakan pakaian tenis dan ada sosok Rene Lacoste dibalik terciptanya.

Ia merupakan seorang atlet tenis dan merasa kurang nyaman dengan pakaian olahraganya kala itu. Para atlet wajib menggunakan pakaian formal yang terdiri dari kemeja lengan panjang serta celana berbahan kain. Kemudian Lacoste mendesain pakaiannya sendiri dari bahan katun karena memang lebih mudah menyerap keringat.

Desain unik pakaian itu juga terletak pada lengannya yang dibuat pendek, serta kancing di sekitaran kerah saja. Sampai saat ini, Polo Shirt merk Lacoste banyak diburu oleh pecinta fashion.

3Jeans

Sumber: www.liveabout.com

Jauh sebelum jeans diciptakan, orang-orang menggunakan celana berbahan dasar kain. Pertama kali ditemukan oleh Levi Strauss dan Jacob Davis pada tahun 1871. Sebenarnya celana tersebut diciptakan pertama kali untuk para buruh agar tahan lama dan tidak mudah robek.

Akhirnya, Davis pun mulai mengerjakan celana yang kainnya didapat dari Strauss. Meski sempat ditentang karena tidak mencerminakan kelas, namun hingga kini jeans masih menjadi favorit dan dimodifikasi menjadi beragam model. Bahkan sampai disebut sebagai the everlasting fashion item.

4Flat shoes

Sumber: www.pinterest.com

Para fashionista harusnya berterima kasih pada Rose Repetto. Di tahun 1947, ia yang merupakan seorang pembuat sepatu balet memperkenalkan produk terbarunya itu untuk kebutuhan sehari-hari. Kemudian, ia pun sukses merambah pasar hingga ke kalangan selebriti sekelas Brigitte Bardot dan dikenal hingga saat ini.

5Sneakers

Sumber: www.theidleman.com

Sneakers merupakan seatu fleksible yang bisa dipadu padankan dengan aneka gaya. Hingga kini fashion item ini masih diburu oleh para anak muda. Meski baru dikenal pada tahun 1917, namun Converse sudah ditemukan sejak akhir abad ke 18.

Awalnya Marquis Mills Converse mendesain sebuah sepatu basket dan diberi nama All Star. Kemudian ia bekerja sama dengan pemain basket Chuck Taylor pada tahun 1920 dan mendulang kesuksesan luar biasa karena penjualannya membludak di pasaran.

Menarik banget ya guys mengulik kisah sejarah di balik terciptanya fashion item yang digemari kini. Dari semua itu, mana favoritmu? (ind/flk)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here