Sumber: pengentraveling.com

Sebagai negara kepulauan yang sebagian besar wilayahnya adalah laut, nggak heran bila Indonesia memiliki pantai-pantai cantik nan eksotis. Salah satu yang terkenal adalah Raja Ampat. Gugusan pulau yang dikelilingi oleh laut ini menjadi destinasi wisata favorit para wisatawan asing dan lokal. Airnya yang jernih ditambah dengan terumbu karang warna-warni menjadi spot terbaik untuk memulai petualangan bawah laut. Namun, selain obyek tersebut ternyata Halmahera juga memiliki pantai eksotis yang nggak kalah indah, lho!

Yup, surga tersebut bernama Morotai yang merupakan pulau paling utara Indonesia. Secara geografis, tempat ini terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Menariknya lagi nih, wilayah paling utara Morotai berbatasan dengan Filipina dan sebelah selatan dihadang oleh Samudra Pasifik. Dari lokasinya saja sudah menarik, bagaimana dengan kenyataannya ya? Yuk, cari tahu tentang surga tersembunyi di Halmahera ini!

1Bisa Ditempuh dari Berbagai Jalur

Sumber: sitisilvia19.blogspot.com

Sebagai salah satu obyek wisata yang cukup terkenal hingga ke telinga wisatawan mancanegara, Morotai memiliki akses yang mudah ditempuh dengan fasilitas yang memadai. Ada banyak pilihan cara untuk bisa sampai.

Bila kamu berasal dari luar pulau atau negeri, maka pilihlah jalur udara untuk menuju ke sini. Penerbangan bisa dimulai dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta dengan tujuan Ternate. Traveller bisa memilih berbagai maskapai yang siap membawa ke Maluku, mulai dari Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, hingga Air Asia. Waktu tempuh hanyalah sekitar 3 jam 45 menit dengan pemandangan Indonesia yang nggak akan pernah terlupakan.

Sampai di Ternate, untuk menghemat waktu dan jarak tempuh, alangkah lebih baik bila pilih jalur udara kembali dengan pesawat perintis. Sekali jalan dengan waktu tempuh 30 menit, traveller akan dikenakan biaya Rp. 250.000. Sayangnya, rute ini hanya ada satu kali dalam seminggu dengan tujuan Bandara Pitu Daruba yang merupakan lapangan terbang bekas Perang Dunia II.

Namun, jika wisatawan memilih jalur yang lebih ekonomis maka kapal lautlah pilihan tepatnya. Jadwal keberangkatan dengan kapal hanya dua kali seminggu dengan tarif Rp. 75.000 dan menempuh waktu 4 jam.

Kamu juga nggak perlu khawatir dengan pelabuhan yang akan membawa penumpang ke Morotai. Sebab, wistawan bisa memilih perjalan dari Dermaga Daruba, Wayabula, Sangobo, Berebere atau Feri. Lain lagi bila memutuskan untuk melalui jalur darat. Perjalanan bisa dimulai dari Ternate menuju Sofifi. Lanjutkan lagi dengan mobil ke Tobelo dengan tujuan akhir Morotai. Jalur ini hanya memakan waktu empat jam saja.

2Pilih Penginapan Nyaman

Sumber: www.pedomanwisata.com

Perjalanan jauh dengan waktu tempuh yang cukup lama tentu membuat lelah. Nggak perlu khawatir, sebab di Morotai wisatawan bisa memilih ragam penginapan dengan fasilitas yang memanjakan.

Hotel Seroja merupaka salah satu penginapan yang memiliki tarif terjangkau namun pengunjung akan dimanjakan dengan private pool. Kemudian Pacific Inn yang cukup terkenal dikalangan wisatawan karena fasilitas kamar yang memanjakan, pelayanan ramah, hingga tersedia restoran dengan ragam menu makanan. Pastikan booking penginapan melalui situs booking online agar nggak kehabisan kamar saat berkunjung ke Morotai.

3Takjub dengan Laut Terbelah di Morotai

Sumber: travacello.com

Pulau Morotai terkenal dengan fenomena ‘Laut Terbelah’ nya. Peristiwa ini terjadi saat air laut mulai surut, kemudian gosong pasir yang menghubungkan Pulau Dodola Besar dan Kecil menjadikan lautan seperti terbelah.

Nah, untuk menuju pulau tersebut, wisatawan disarankan  naik speedboot dengan waktu tempuh 20 menit. Keunikan fenomena itu sayang sekali bila dilewatkan. Oleh sebab itu, siap-siap capture pemandangan langkanya, ya.

4Aroma Kopi Sepanjang Masa

Sumber: www.magicbayrao.com

Siapa sih yang tidak suka dengan aroma kopi? Wanginya menusuk ke hidung bahkan dapat membangkitkan mood. Di Pulau Morotai kamu akan selalu mencium aroma kopi yang wangi. Mengapa bisa begitu? Aroma muncul karena adanya ‘batu kopi’ yang menghubungkan Pulau Dodola Besar dan Kecil. Jadi, saat berada di pulau eksotis ini, mood akan kembali bangkit dan have fun sepanjang hari karena wanginya yang semerbak.

5Dari Snorkeling Hingga Bersantai di Pasir Putih

Sumber: www.magicbayrao.com

Hampir seluruh pantai di Indonesia masih memiliki terumbu karang yang terjaga kelestariannya, salah satunya di Pulau Morotai. Warna air laut biru dan jernih membuat ingin segera melompat ke dalam dan menikmati air laut nan bersih itu. Belum lagi, terumbu karang di dalamnya terlihat jelas dengan warnanya yang menarik.

Perairan dangkal Morotai memiliki spot-spot diving dan snorkeling yang aman untuk wisatawan. Oleh sebab itu, sayang sekali bila datang ke sini nggak menikmati keindahan bawah laut dan melakukan aktivitas air lainnya. Nah, untuk itu yuk siapkan kamera untuk merekam moment underwater nggak terlupakan.

Setelah puas dengan aktivitas di air jernih Morotai, saatnya untuk bersantai sejenak di bibir pantainya yang memiliki pasir putih. Bahkan, pasir tersebut hampir menyerupai bedak karena teksturnya yang halus. Sejauh mata memandang, pemandangan hijau dari pepohonan, langit dan laut biru merupakan perpaduan yang pas untuk memanjakan mata dan pikiran.

Keunikan dan keindahan Morotai ternyata nggak luput dari cerita sejarah. Sebab, konon wilayah ini menjadi tempat pertahanan Jepang saat Perang Dunia II. Jadi, agar lebih komplit nikmati pula wisata sejarah di Pulau Morotai yuk, traveller!  (ind/flk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here