Sumber: manualdomundo.com.br

Lokasi Gili Lawa yang indah jadi tempat para wisatawan untuk menikmati sunrise dan sunset. Pasalnya di sini merupakan spot yang paling pas untuk menikmati fenomena alam tersebut. Selain pemandangan hijau, parra turis juga bisa menikmati eksotisme laut biru yang berada di kawasan TNK.

Namun kawasan ini harus ditutup sementara lantaran peristiwa kebakaran yang terjadi pada Rabu (1/8/2018). Lantas apa yang terjadi kini pada tempat wisata indah ini setelah habis dilalap api?

1Akibat kelalaian wisatawan

Sumber: news.detik.com

Begitu peristiwa terjadi, kepolisian NTT segera menyelidiki penyebab insiden ini. Petugas menduka bila kebakaran di wilayah TNK disebabkan oleh kelalaian wisatawan.

Sebelum si jago merah melahap seluruh savana, terlihat beberapa kapal yang terdiri dari wisatawan. Kemudian menurut keterangan saksi dan pemeriksaan, mereka menyalakan api di dekat lokasi wisata.

2Diduga ulah awak kapal

Sumber: news.detik.com

Setelah kejadian, para guide tur dimintai keterangan dan memberikan data penumpang kapal yang terakhir turun bukit. Dari pemeriksaan itu diduga bila salah seorang penumpang dari kapal Indoensia Juara adalah pemicunya. Namun hingga kini hal tersebut masih dilakukan penyelidikan lanjutan.

3Diduga karena puntung rokok

Sumber: www.datariau.com

Hingga tahun depan, wisata Gili Lawa masih nggak bisa dinikmati. Area ini ditutup untuk sementara demi pemeriksaan dan pemulihan secara alami. Sementara itu seperti dilaporkan dari Antara, bila kebakaran tersebut juga diduga karena puntung rokok yang dibuang sengaja oleh pengunjung.

4Nasib komodo

Sumber: www.timetravelturtle.com

Diketahui bila Gili Lawa termasuk dalam kawasan Taman Nasional Komodo. Namun habitat komodo nggak terganggu sama sekali. Justru hewan melata tersebut memiliki habitat sendiri. Sementara Gili Lawa yang didominasi oleh savana merupakan tempat hidup dari kelompok rusa.

Kasus ini masih menjadi penanganan serius Menteri Lungkungan Hidup. Siapa pun pelakunya bakal ditindak tegas agar kejadian serupa nggak terulang lagi. (ind/flk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here