Sumber: www.picswe.com

Baru-baru ini ada kabar yang cukup menghebohkan di Garut. Bagaimana tidak, puluhan nomor ponsel pribadi janda di Garut tersebar luas ke media sosial, khususnya melalui aplikasi chatting WhatsApp atau WA.

Tak berselang lama setelah berita tersebut viral, pihak Pengadilan Agama Kelas 1A Garut langsung melakukan penyelidikan. Mereka menduga bahwa puluhan nomor ponsel itu milik janda muda yang memang tengah berproses di pengadilan. Juru Bicara Pengadilan Agama Garut, Muhammad Dihyah Wahid, mengungkapkan bahwa pihaknya juga cukup terkejut dengan kejadian tersebut.

“Kalau dari kami jangankan menyebarkan nomor hp para pihak (janda), sekalipun minta tidak boleh, apalagi mempublikasikan nama para pihak, tidak bisa,” kata Wahid.

Lebih lanjut, sampai saat ini Wahid masih belum mengetahui asal muasal nomor ponsel pribadi puluhan janda muda tersebut.

Sumber: liputan6.com

“Kalau soal dari mananya kami masih belum tahu, apakah mereka mendapatkannya dari orang lain terus dikumpulin atau bagaimana, kami sedang menyelidikinya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Wahid juga menyangkal jika penyebaran nomor ponsel janda muda itu dilakukan oleh pihaknya. Karena memang lembaganya memiliki banyak pekerjaan, sehingga dipastikan tidak sempat mengurusi hal-hal seperti itu.

Di sisi lain, Wahid kini tengah mempertimbangkan, apakah penyebaran nomor ponsel janda muda itu akan dibawa ke ranah hukum atau tidak. Namun jika memang hal itu merugikan, Wahid mengaku siap untuk membawa masalah ini ke ranah hukum.

“Akan kami konsultasikan dengan pimpinan, apakah lembaga akan menindaklanjuti ke proses hukum atau tidak jika sampai merugikan,” pungkasnya.

Sementara itu, puluhan nomor janda muda yang tersebar di media sosial juga dipastikan bukan nomor fiktif. Karena saat dihubungi, nomor tersebut masih aktif dan bahkan ada beberapa yang mengakui bahwa kini dirinya tengah menyandang status janda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here