Fourlook – Ngerasa nggak sih kalau beberapa hari terakhir ini begitu dingin? Sampai-sampai saat siang hari pun nggak tahan dengan suhu yang sampai menembus kulit. Alhasil harus pakai jaket selama 24 jam untuk menghangatkan tubuh.

Kamu pasti bertanya-tanya, mengapa di periode musim kemarau ini cuaca mendadak dingin dan bukannya panas. Masyarakat mengatakan kalau bumi sedang berada di titik edar jauh dari matahari. Sehingga cuaca di wilayahnya jadi lebih rendah. Fenomen ini dinamakan aphelion.

Well ternyata, kondisi ini bukan diakibatkan oleh aphelion. BMKG dan Lapan sudah menerangkan bila penurunan suhu diakibatkan oleh beberapa faktor berikut ini!

1Tak ada hubungannya dengan aphelion

Sumber: grid.id

Seperti dilansir dari Liputan6.com, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Thomas Djamaluddin menjelaskan bila suhu rendah dari berbagai wilayah di Indonesia sebenarnya dipengaruhi oleh panas bumi akibat perubahan posisi matahari. Bumi di belahan utara disinari oleh matahari, sementara di bagian selatan mengalami musim dingin.

2Disebabkan oleh kecepatan angin

Sumber: beritasatu.com

Indonesia memang sedang berada di fase musim kemarau. Namun tekanan udara di bagian selatan ternyata lebih tinggi daripada di belahan utara. Angin bertiup dari arah Australia menuju ke belahan utara.

Nah, kondisi ini kemudian membuat angin mendorong awan ke bagian utara. Sehingga selatan, khususnya Jawa berada di suhu yang rendah.

3Puncak kemarau

Sumber: winnetnews.com

Menurut Kepala Bagian Humas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengatakan bila Indonesia mengalamai puncak kemarau di kisaran bulan Juli hingga Agustus. Angin monsun Australia dan massanya yang dingin menuju ke Asia. Inilah yang kemudian membuat daerah di Indonesia dan sekitarnya sedang berada di puncak suhu paling dingin.

4Suhu dingin dan hujan es

Sumber: www.radarbogor.id

Di beberapa kota di Indonesia dilaporkan mengalami penurunan suhu drastis. Bahkan menurut kabar beberapa wilayah juga mengalami hujan es, salah satunya adalah Malang.

Sumatera selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, Bali merupakan daerah-daerah yang kini bersuhu dingin. Sementara di Bandung mencapai 15 derajat celcius.

Namun suhu ini masih dikatan normal, sebab Kota Kembang pernah berada di titik paling dingin yakni 12,4 derajat celcius pada tahun 1986. BMKG juga menegaskan bila puncak kemarau memang ditandai dengan suhu dingin, berangin, dan siang hari terik.

Jadi nggak perlu khawatir dengan suhu dingin ini, guys. Sebab kondisi kemarau memang seperti ini. Jangan lupa pakai jaket, minum yang hangat dan atur pola makan agar tubuh tetap sehat menghadapi puncak kemarau. (ind/flk)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here