Sumber: www.arisudibyo.com

Kalau kamu anak 90-an, pasti ingat bagaimana caranya berkomunikasi dengan sahabat, rekan dan keluarga yang jauh? Yup, apalagi kalau bukan dengan telepon umum atau rumah, surat menyurat hingga mengirim pesan di radio. Kini, kegiatan tersebut sudah mulai ditinggalkan karena teknologi sudah makin maju.

Sejak ponsel genggam diciptakan, masyarakat lebih memilih alat tersebut karena dinilai efektif, cepat dan murah. Namun seiring dengan berkembangnya tahun, inovasi di bidang komunikasi dan teknologi mulai ditingkatkan, ditandai dengan munculnya smartphone.

Dari sinilah kemudian muncul ragam media sosial, yakni platform yang memungkinkan penggunanya untuk terhubung antara satu dengan lainnya. Bahkan dengan beragam fitur, kamu bisa mengirimkan pesan, menulis status, merekam kegiatan sehari-hari hingga berbagi foto.

Tapi tahu tidak bila dari sekian banyak media sosial, ada juga lho yang buatan anak bangsa. Sebagai warga negara yang suka produk lokal, coba deh unggah dan gunakan media sosial berikut ini!

1Kwikku

Sumber: www.kwikku.com

Meski Facebook dan Twitter merupakan media sosial raksasa yang tak bisa dikalahkan, namun di tengah persaingan ketat itu muncul media sosial lokal yang memiliki banyak fitur untuk penggunanya. Dibuat dan dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Kwikku yang berasal dari Bahasa Jawa Kui dan Iku sukses memiliki ratusan ribu pengguna.

Di platform ini, pengguna bisa menuliskan status layaknya di Facebook, berbagi foto, video, catatan hingga peta. Keunggulan lainnya dari media sosial ini adalah dapat memberikan rate dari user yang aktif. Dicoba, yuk!

2Friendster.id

Sumber: tekno.kompas.com

Masih ingat tidak guys media sosial yang pernah digandrungi oleh seluruh anak negeri di awal tahun 2000? Sebelum Facebook menginvansi, Friendster lebih dulu eksis. Yang lebih mengejutkan, platform ini dibuat oleh developer asal Batu, Jawa Timur.

Jika dulu pengguna bisa berbagi informasi terkait biodata, foto hingga saling menuliskan pesan di wall masing-masing. Namun kini, jejaring sosial ini lebih ke platform jual beli. Tapi kamu wajib mengunggahnya untuk nostalgia zaman sekolah, gengs.

3Oorth

Sumber: oomph.co.id

Sejak diluncurkan pada 7 Oktober 2017 lalu, Oorth yang merupakan media sosial yang dibuat oleh para pemuda asal Solo dan digadang-gadang akan saingi Facebook. Mengusung kearifan budaya asli Indonesia, seperti Gotong/Royong, Woro-woro dan Iuran/Jimpitan, platform ini memberikan empat fitur menarik, seperti Chat, Stream, Digital Wallet dan Donasi.

Keunggulan lain yang didapatkan oleh pengguna adalah fitur komunitas. Di sini, tiap user diberikan grup chat jamak yang juga bisa ditemui di pengirim chat lainnya. Kamu juga akan mendapatkan fasilitas kalender, notulensi bersama dan iuran komunitas.

4BuzzBuddies

Sumber: www.youtube.com

Pada tahun 2014, sebuah sosial media baru karya anak bangsa mulai diluncurkan. Ialah Buzzzbuddies yang menyerupai Twitter. Di sini, pengguna bisa mengkategorikan postingan sehingga bisa memilih konten apa saja sesuai selera.

Nah, kalau kamu ingin mencari jodoh atau teman ngobrol yang nyambung, BuzzBuddies cocok banget karena pengguna bisa menemukan teman lewat kesamaan minat pada konten. Asik, kan?

5Indoface

Sumber: www.yasir-sy.blogspot.co.id

Indoface berarti wajah Indonesia. Sudah barang tentu media sosial ini diciptakan oleh anak bangsa. Nama pendirinya ialah Muhammad Fajar Putranto. Dilihat dari tampilannya, platform ini hampir sama dengan Facebook dan Twitter. Ada banyak fitur yang untuk pengguna, seperti meng-update stasus, check in tempat yang dikunjungi, mengunggah foto hingga blogging.

Hingga kini Indoface masih terus dikembangkan, baik dari segi fitur, keunggulan dan lain sebagainya. Semoga menjadi lebih baik lagi, ya.

Jadi tunggu apalagi, yuk dukung karya anak bangsa dengan mengapresiasinya! (ind/flk)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here