Sumber: asumsi.co

Kemenangan Lalu Muhammad Zohri pada lomba lari 100 meter putra di Finlandia mendapatkan apresiasi luar biasa dari masyarakat Indonesia. Dia yang ditempatkan di garis ke delapan awalnya membuat pihak manapun nggak ada yang menyangka jika akan keluar sebagai juara pertama.

Kendati demikian warganet menyoroti nggak adanya penyambut baik media maupun supporter dari Zohri usai pertandingan. Ia nggak kelihatan menggunakan bendera Indonesia dan tampak seperti orang kebingungan mencari pendukung setelah kompetisi selesai. Hal inilah yang kemudian menjadikan perdebatan.

Ramainya warganet memperbincangkan Zohri yang nggak disambut oleh Sang Saka Merah Putih akhirnya sampai juga di telingan Kedutaan Besar Republik Indonesia. Akhirnya, Kedutaan pun mengklarifikasi beberapa hal di bawah ini.

1Zohri berada di garis nomor delapan

Sumber: kompas.com

Dalam video lomba lari tersebut, tampak wakil Indonesia berada di garis nomor delapan, yakni paling akhir. Hal ini kemudian menjadi perdebatan di dunia maya. Sebagian besar warganet berpendapat bila pelari yang berada di garis paling akhir biasanya nggak begitu diyakini bakal menang. Sementara yang berada di garis tengah, yang mana paling disorot diyakini bakal menjadi juaranya.

2Zohri berhasil melampui garis finish sebagai yang pertama

Sumber: www.tribunnews.com

Kendati demikian, Zohri nggak mementingkan mau ditaruh sebelah mana. Ia berhasil sampai di garis finish sebagai yang pertama bahkan mengalahkan wakil Amerika yang berada di tengah. Sontak media, pendukung dan seluruh warga dunia pun nggak menyangka. Ini baru pertama kalinya Indonesia berhasil membuktikan keberhasilannya di dunia internasional di tengah keminimanan prestasi.

3Insiden bendera

Sumber: www.galamedianews.com

Setelah sampai di garis finish, pemuda asal Lombok, Nusa Tenggara Barat itu kebingungan mencari tim official. Ia terlihat kesulitan mencari bendera yang biasanya disematkan pada pelari untuk merayakan kemenangan.

Padahal, dua wakil Amerika Serikat, yakni Anthony Schwartz dan Eric Harrison justru langsung diberikan bendera kebangsaan. Akhirnya hal tersebut menjadi perbincangan di berbagai lini masa.

4Bendera Polandia yang dibalik

Sumber: www.zimbio.com

Selang beberapa menit kemudian setelah Zohri kebingungan mencari bendera. Ia tampak berfoto bersama dua atlet AS bersama dengan Sang Saka Merah Putih. Warganet meyakini bila bendera tersebut adalah milik Polandia yang dibalik.

5Klarifikasi dari Kedutaan

Sumber: olahraga.kompas.com

Ramai diperbincangkan, akhirnya Duta Besar Indonesia untuk Finlandia, Wiwiek Setyawati Firman menjelaskan apa yang terjadi saat itu. Ia menuliskan bila pihak mana pun nggak punya akses untuk masuk ke arena, termasuk memberikan bendera kecuali wartawan televisi.

Sementara dua pelari Amerika Serikat memang telah membawa bendera di dalam tasnya karena AS diyakini selalu menang di sprint 100 meter.

6Media dan pelatih nggak diperbolehkan masuk arena

Sumber: bolasport.com

Kemudian Wiwiek melanjutkan bila media Indonesia nggak satupun yang diizinkan untuk masuk ke arena. Bahkan pelatih mereka hanya bisa duduk di tribune. Lain halnya dengan para wartawan Amerika yang sudah siap meliput di garis finish.

Nggak ada yang tahu kisah awalnya seperti apa kecuali Zohri sendiri ya, guys. Terlepas dari perdebatan soal bendera, turut berbangga untuk wakil Indonesia di Kejuaraan Atletik U-20, Lalu Muhammad Zohri. Kami bangga padamu. (ind/flk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here