Sumber: Tribunnews

Apa yang ada dipikiranmu pertama kali saat mendengar kata Jepang? Saya yakin beberapa di antaranya adalah teknologi, otomotif, dan mungkin juga JAV (Japan Adult Video). Bukan hal yang salah, karena memang Jepang sangat identik dengan ketiga hal itu, bahkan kini Negeri Matahari Terbit itu disebut sebagai salah satu penghasil film porno terbesar di dunia. Karena Jepang berhasil memproduksi hingga ratusan ribu keping film porno dalam setiap tahunnya. Hal itu terjadi karena memang produksi film porno di Jepang dilegalkan, dengan beberapa syarat yang harus dipatuhi.

Akan tetapi baru-baru ini hukum terkait film porno di Jepang akan segera dievaluasi, seiring dengan semakin banyaknya persoalan yang menimpa industri pornografi dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya adalah semakin banyaknya rumah produksi yang memaksa para artis film porno untuk tampil tanpa sensor demi mendongkrak penjualan. Padahal dalam aturannya, Jepang hanya akan melegalkan film porno yang mensensor alat kelamin para pemainnya.

Sumber: kopihijau

Selain itu, di Jepang juga semakin marak para artis atau pun penyanyi yang dijerumuskan secara paksa untuk menjadi pemain film porno. Dari sekian banyak artis, salah satunya adalah mantan idol SKE48, Machiko Tezuka yang mengaku hampir saja dijebak untuk masuk ke dalam industri pornografi Jepang.

Beberapa waktu yang lalu pihak kepolisian berhasil menangkap mantan presiden agensi Marks Japan usai memaksa seorang wanita untuk tampil dalam film porno tanpa sensor. Setelah pengangkapan tersebut, 52 orang, termasuk sejumlah pemain film porno dilimpahkan namanya ke kejaksaan dengan tuduhan terlibat skandal yang melanggar undang-undang dan hukum tentang film porno di Prefektur Kanagawa.

Sumber: Youtube

Nantinya, ditegakkannya hukum yang baru dimaksudkan untuk mencegah hal-hal tersebut kembali terulang. Hukum tersebut juga bisa digunakan untuk melindungi para artis film porno.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here