Sumber: tribunnews.com

Konvoi pengendara motor gede kembali menjadi sorotan. Sebuah video yang menunjukkan aksi mereka viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Facebook Arjuna Azka pada Sabtu (21/7/2018).

Jajaran pengendara moge yang saat itu tengah melakukan perjalanan bersama membuat salah satu wanita pengguna jalan terperosok masuk ke kebun jagung. Aksi ini terjadi di Jalan Jatinom, Klaten, Jawa Tengah.

1Seorang wanita terperosok

Sumber: www.youtube.com

Menurut keterangan saksi yang tak lain adalah si perekam video, perempuan tersebut jatuh karena dipepet oleh rombongan moge yang melintas secara beramai-ramai. Peristiwa ini mendapatkan banyak kritikan dari pengguna jalan lainnya, termasuk netizen.

2Menghantam kaca spion truk

Sumber: solotrust.com

Dalam video singkat itu, diketahui perekam merupakan supir dari truk itu sendiri. Ia merekam aktivitas konvoi moge yang memakan ruas jalan dan ngebut-ngebutan. Berjalan pelan dan tetap pada jalurnya, tiba-tiba saja salah seorang petugas yang mengawal iring-iringan tersebut menghantam kaca spion truk.

Hingga kini masih belum diketahui apakah benar si penghantam itu adalah pengawal atau hanya anggota moge yang menggunakan jaket polisi. Sementara itu ada pula pengendara moge yang merentangkan tangan kiriya tepat di depan truk yang didahului.

3Polisi mencari tahu petugas pengawalan

Sumber: brilio.net

Kasatlantas Polres AKP Adityawarman Gautama Putra memberikan keterangan terkait hal ini. Ia membenarkan adanya aktivitas konvoi moge yang melintas dari arah Kabupaten Sleman, menuju ke Semarang, Jawa Tengah.

Petugas masih mencari tahu siapakah yang melakukan pengawalan akan aktivitas tersebut. Sebab dalam beberapa waktu terakhir ini, pihaknya nggak melakukan pengawalan. Sementara baru keesokan harinya mereka mengetahui laporan adanya konvoi.

4Nggak ada permintaan pengawalan

Sumber: regional.kompas.com

Sebelum dilakukan konvoi, seharusnya ada permohonan pengawalan. Dengan begitu polisi bisa melihat terlebih dahulu akan kebutuhan dari iring-iringan tersebut. Seperti dilansir dari Kompas, dalam UU tentang Lalu Lintas disebutkan bahwa pengawalan diperbolehkan untuk berbagai kegiatan, mulai dari sepeda, sepedam motor, ataupun mobil demi menjaga ketertiban jalan.

Jika memang dirasa konvoi tersebut nggak memiliki tujuan apa-apa, maka pihak kepolisian nggak akan memberangkatkan, sesuai dengan UU. Saat ini mereka masih mencari tahu siapakah yang mengawal moge tersebut di hari itu.

Konvoi sih boleh-boleh saja ya cuy. Tapi tetap utamakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Sebab pengguna jalan lainnya kan juga berhak merasakan nikmatnya dalam perjalanan tanpa harus dipepet oleh rombongan moge. Iya nggak? (ind/flk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here