Sumber: sibokpranoto.wordpress.com

Sekarang Jakarta disebut sebagai kota metropolitan terbesar di Indonesia. Kota dengan jumlah penduduk mencapai angka 12 juta jiwa ini juga menjadi pusat perekonomian Indonesia. Hiruk pikuk Jakarta saat ini mampu membius ribuan orang untuk datang dan menyambangi kemegahannya. Tak heran, jika setiap tahun jumlah penduduk di Jakarta selalu bertambah, hal yang sebenarnya hanya akan menambah runyam ibu kota. Meskipun demikian, hal itu tidak menghalangi bagi para perantau yang ingin mengubah nasibnya di Jakarta.

Tanpa sadar, Jakarta kini sudah menjadi kota yang sangat kumuh dan bahkan bisa dibilang tidak layak huni di beberapa tempat. Itu potret Jakarta saat ini, namun kamu dijamin akan dibuat rindu jika melihat potret Jakarta di masa lalu. Di mana masih belum banyak gedung pencakar langit, kendaraan, dan bahkan lahan kosong pun masih bertebaran di mana-mana. Foto-foto ini sendiri diambil dari postingan Motulz Anto di akun Facebook pribadinya.

1Jalan Thamrin tempoe doeloe, belum banyak gedung pencakar langit

Sumber: facebook.com

2Tugu Pancoran sudah berdiri gagah, namun tak ada kemacetan yang nampak di sana

Sumber: Facebook.com

3Taman Ismail Marzuki, tempat tongkrongan anak-anak hits tempoe doeloe

Sumber: Facebook.com

4Dulu masih ada Bandara Kemayoran, bikin kangen kalau lihat ginian

Sumber: Facebook.com

5Semanggi yang sekarang bukanlah Semanggi yang dulu. Masih adem dan seger!

Sumber: Facebook.com

6Bundaran Hotel Indonesia, tempat yang selalu menyisakan kenangan manis

Sumber: Facebook.com

7Ancol, dengan air laut yang masih berwarna biru. Sekarang air lautnya sudah keruh

SUmber: Facebook.com

8Terminal Blok M, masih belum semrawut seperti sekarang

Sumber: Facebook.com

Nah, itulah beberapa potret Jakarta di masa lampau. Bagaimana, kamu pingin gak Jakarta kembali seperti tempoe doeloe?

Meskipun hampir semuanya memiliki angan-angan demikian, namun dipastikan dengan situasi yang ada, wajah Jakarta tak akan bisa kembali seperti masa lampau. Jadi cukup dikenang di dalam hati, bahwa kota Jakarta dulu pernah setenang dan seadem ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here