Sumber: Instagram Ratna Sari Dewi dan withonline.jp

Bukan rahasia umum, presiden pertama Indonesia yang juga dijuluki sebagai bapak proklamator, Ir. Soekarno semasa hidupnya selalu dikelilingi oleh para wanita cantik. Ketampanan, kegagahan, dan kewibawaan yang dia miliki mampu menarik perhatian para wanita cantik. Bahkan menurut catatan sejarah, pria yang lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 6 Juni 1901 itu pernah menikahi 9 orang wanita cantik.

Salah satu istri Soekarno yang paling menarik perhatian adalah Ratna Sari Dewi. Selain berasal dari Jepang, Ratna Dewi juga memiliki kehidupan yang jauh berbeda dengan istri-istri Soekarno yang lainnya. Oleh sebab itu mengulik kisah tentang Ratna Dewi akan menjadi hal yang menarik, seperti ulasan yang berikut ini.

1Memiliki Nama Asli Naoko Nemoto

Sumber: Okezone

Ratna Sari Dewi adalah wanita kelahiran Tokyo, Jepang pada 6 Februari 1940 dengan nama asli Naoko Nemoto. Ia lahir dari keluarga yang cukup sederhana, bahkan orang tuanya hanyalah tukang kayu yang membuat hidupnya pas-pasan.

2Ditinggal Sang Ayah

Sumber: pinterest.com

Ketika beranjak remaja, Naoko harus menghadapi kenyataan pahit dengan ditinggal sang ayah untuk selama-lamanya. Ia pun harus memikul beban yang sangat berat, menjadi tulang punggung keluarga demi memenuhi kehidupan keluarga dan untuk membiayai sekolah adik-adiknya. Terdesak akan kebutuhan ekonomi membuat Naoko akhirnya memutuskan menjadi seorang geisha atau wanita penghibur.

3Adiknya Bunuh Diri

Sumber: Arsip Pribadi Dewi Soekarno

Ketika dia berhasil menyekolahkan adiknya hingga jenjang universitas, lagi-lagi Naoko harus menghadapi kenyataan yang sangat pahit dalam hidupnya. Adiknya yang dengan susah payah ia sekolahkan memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Kejadian itu pun sempat membuatnya sangat terpuruk

4Bertemu dengan Soekarno

Sumber: pinterest.com

Ketika sedang dalam kondisi terpuruk, ia bertemu dengan Soekarno ketika menghadiri sebuah acara pesta teh di Hotel Imperial, Tokyo, Jepang. Dalam pesta itu Soekarno dikenalkan oleh salah seorang sahabatnya kepada Naoko. Sejak saat itu komunikasi keduanya semakin intens.

5Menikah dengan Soekarno

Sumber: Pinterest.com

Seiring berjalannya waktu, hubungan keduanya pun semakin dekat hingga akhirnya Soekarno memutuskan untuk menikahi sang geisha, Naoko Nemoto. Terdapat dua versi mengenai tanggal pernikahan keduanya, ada yang mengatakan pada tanggal 3 Maret 1962 dan ada pula yang berpendapat pada Mei 1964. Setelah menikah dengan Soekarno, ia pun berganti nama menjadi Ratna Sari Dewi.

6Perpisahan dengan Sang Proklamator

Sumber: Okezone

Situasi politik di Indonesia yang semakin memanas membuat Soekarno memutuskan untuk melepaskan jabatannya sebagai presiden Indonesia. Tak lagi menjadi orang nomor satu di Indonesia membuat kehidupan Soekarno berubah total, kesehatannya pun ikut menurun. Sementara itu, Ratna yang tengah mengandung anak pertama mereka memutuskan untuk pergi ke Paris, Perancis. Tidak bermaksud untuk meninggalkan Soekarno, hal itu dilakukan demi kesehatan janin yang ada di dalam kandungannya.

7Kembali ke Indonesia

Sumber: pinterest.com

Kemudian pada tahun 1983 atau setelah 13 tahun setelah Soekarno meninggal dunia, Ratna memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan sempat menetap di Jakarta selama 25 tahun. Akan tetapi setelah itu dia memutuskan untuk kembali ke Jepang dan kini menetap di Shibuya, Tokyo.

8Kontroversi Buku Madame de Syurga

Sumber: prelo.co.id
Sumber: Madame de Syuga

Pada tahun 1998, Ratna membuat kontroversi dengan meluncurkan buku yang berjudul ‘Madame de Syurga’. Buku tersebut berisi tentang perpaduan karya seni antara seni body painting dengan keindahan lekuk tubuh yang dimiliknya. Sontak saja buku itu pun langsung dilarang keras beredar di Tanah Air, karena dianggap telah mencemarkan nama baik pemimpin Indonesia. Karena bagaimana pun Ratna tetap menjadi istri seorang Soekarno, yang telah meninggal dunia pada 21 Juni 1970 silam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here