Sumber: Gamek

Apa yang kamu pikirkan soal Jepang? Kalau kamu berpikir secara liar, pasti yang ada di dalam fikiranmu salah satunya adalah soal JAV atau Japan Adult Video, atau bahasa mudahnya video porno. Memang sudah bukan hal yang harus ditutupi, bahwa Jepang adalah salah satu negara penghasil video porno terbesar di dunia. Setidaknya Jepang mengeluarkan 20.000 judul video porno baru di setiap tahunnya.

1Industri Porno Jadi Salah Satu Sumber Pemasukan Terbesar Jepang

Sumber: R18

Selain otomotif, industri pornografi ternyata juga menjadi sumber pemasukan terbesar Jepang. Setidaknya industri film panas ini menyumbangkan puluhan triliun rupiah kepada pemerintah di setiap tahunnya. Tumbuh suburnya industri pornografi Jepang juga tak lepas dari sikap pemerintah dan masyarakat yang seakan melegalkan hal-hal yang berbau pornografi.

Bahkan di Jepang ada sebuah festival tahunan yang bernama Adult Treasure Expo, yang di mana acara tersebut dikemas layaknya sebuah festival anime atau pun game. Festival itu banyak diminati oleh masyarakat Jepang, terutama kaum pria.

2Dibalik Tumbuh Suburnya Industri Pornografi Jepang, Ada Pelanggaran HAM Dibaliknya

Sumber: Tribunnews

Prinsip kapitalisme yang dianut masyarakat Jepang membuat agensi film porno Jepang terus menerus mengeruk keuntungan dengan cara-cara yang ilegal. Demi mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin, banyak agensi yang melakukan penipuan kepada para perempuan Jepang.

Salah satu korban penipuan adalah Kurumin Aroma, yang di mana awalnya dia dijanjikan menjadi seorang model, sebelum kemudian dirinya justru dipaksa bekerja sebagai artis porno. Mengetahui dirinya dijebak, Kurumin sempat mengutarakan niatnya untuk pulang dan membatalkan kontraknya. Akan tetapi pihak agensi melarangnya dan mengancam akan melaporkannya ke pihak terkait atas dugaan pelanggaran kontrak. Dengan perasaan tertekan, Kurumin pun akhirnya bersedia menjadi aktris porno.

Kurumin sendiri bukan satu-satunya perempuan yang mengalami penipuan dengan modus tersebut. Karena masih banyak wanita Jepang yang juga menjadi korban penipuan dan perdagangan manusia untuk dijadikan artis porno.

3Perwakilan Industri Porno Jepang Meminta Maaf, tapi Tak Menutup Kemungkinan Hal itu Terjadi di Masa Depan

Sumber: Okezone

Asosiasi Promosi Kekayaan Intelektual (IPPA) yang tak lain adalah perwakilan industri porno Jepang meminta maaf secara resmi kepada publik terkait banyaknya kasus penipuan dan perdagaan perempuan di industri pornografi. IPPA sempat berjanji akan melindungi perempuan dari penipuan dan perdagangan perempuan di dunia pornografi. Akan tetapi prinsip kapitalisme yang masih dianut tak menutup kemungkinan apa yang dialami oleh Kurumin akan kembali terjadi di masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here