Sumber: www.youtube,com

Bagi pecinta kuliner, udang merupakan makanan istimewa. Makanan ini memiliki rasa yang enak dan lembut. Apalagi jika dibalut dengan tepung, maka rasanya semakin renyah. Namun hasil laut ini tidaklah mudah ditemukan. Ada musim-musim tertentu untuk mendapatkannya.

Tak ayal jika harga sajian udang lezat dibanderol dengan harga yang tidak murah, ya. Kecuali kalau membuat sendiri di rumah, tentu bisa meminimalisir biaya. Di balik kelezatannya udang tepung yang menggugah selera, dari mana hidangan tersebut berasal?

Simak ulasan berikut untuk mengetahui kisahnya, yuk!

1Kata ‘Tempura’ berasal dari Bahasa Portugis

Sumber: www.fun-japan.jp

Udang goreng tepung biasanya ditemukan di restoran Jepang. Di Negeri Sakura sendiri, jenis makanan ini diberi nama tempura dan ditulis denga huruf kanji. Itu artinya, kata tersebut bukanlah asli bahasa Jepang melainkan serapan dari Bahasa Portugis ‘tempero’ yang berarti bumbu. Mengapa bisa demikian?

2Dikenalkan pertama kali oleh Portugis

Sumber: koran-jakarta.com

Pada abad ke-16, udang goreng tepung dikenalkan oleh bangsa Portugis yang melakukan perjalanan ke Jepang dengan tujuan sebagai misionaris. Nah, saat itu orang Kristen tidak diperbolehkan mengkonsumsi daging karena masih dalam masa Prapaskah.

Akhirnya, mereka meracik resep masakan yang diberi nama ad tempora cuaresma yang artinya masa Prapaskah. Namun lambat laun, orang Jepang mengenalnya dengan tempura.

3Hanya dinikmati oleh orang-orang kaya

Sumber: medium.com

Awalnya tempura hanya bida dinikmati oleh orang-orang Jepang saja karena harga minyak goreng terbilang cukup mahal. Namun di masa Edo yakni 1603-1867 harga minyak mulai turun, sehingga bisa dibeli oleh masyarakat biasa. Jadilah tempura menjadi makanan yang populer yang ditemukan di mana saja, termasuk kaki lima.

4Berevelosi jadi menu utama

Sumber: japantrips.co

Awalnya tempura merupakan camilan. Namun, lambat laun berubah menjadi hidangan utama dan menu wajib. Selama periode Meiji (1868-1912), restoran di Jepang mulai berinovasi dengan menu tempura. Tidak hanya udang, mereka juga membuatnya dengan ikan, sayuran, wortel, labu, jamur hingga bawang bombai.

Hingga kini tempura atau udang goreng tepung sudah bisa dinikmati di seluruh belahan dunia termasuk Indonesia. Bahkan di Portugis sendiri ada masakan serupa dengan nama peixinhos da horta. (ind/flk)

Source: blog.kulina.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here