Sumber: ekasarihandayani.blogspot.com

Sosok Ir. Soekarno adalah yang paling dikagumi di negeri ini. Beliau adalah bapak proklamator dan penggerak Kemerdekaan Indonesia. Berkat jasa dan usaha beliau bersama dengan teman-teman pahlawan lainnya, Indonesia menjadi negara yang merdeka hingga saat ini.

Namun sedikit yang tahu bila Soekarno muda banyak menghabiskan waktunya di Surabaya, Jawa Timur. Ia memang dikenal sebagai salah satu murid dari bapak bangsa, HOS Tjokroaminoto. Sama halnya dengan pelajar lainnya, Bung Karno pernah menjadi anak kos di Rumah Kos Cokro.

1Menimba ilmu dari HOS Tjoroaminoto

Sumber: www.kompasiana.com

Soekarno muda memutuskan untuk pergi ke Surabaya dan menimba ilmu dari Cokroaminoto. Ia bersama dengan teman-temannya tinggal disebuah loteng rumah yang memang digunakan sebagai kamar kos.

Di sana, ia belajar berorasi menirukan gurunya, berdiskusi dan belajar tentang apa pun. Di rumah kos itulah ia juga bertemu dengan istri pertamanya, Siti Utari yang nggak lain adalah anak perempuan dari Cokroaminoto.

2Menghabiskan waktu di toko buku depan kos

Sumber: ayorek.org

Sejak muda Soekarno memang suka membaca buku. Ia banyak menghabiskan waktu di sebuah toko buku Peneleh yang terletak di depan kosnya. Tempat tersebut didirikan sejak tahun 1910an.

Toko buku ini kini diambil alih oleh generasi keempatnya, yakni Azhari. Ditemukan foto kakeknya bersama dengan Bung Karno di ruang tamu yang saat itu mengunjungi Surabaya untuk meresmikan Tugu Pahlawan sekaligus menyambangi rumah kos yang pernah ia tinggali dulu.

3Rumah merangkap kantor

Sumber: nrmnews.com

Rumah HOS Tjokroaminoto nggak pernah sepi dari pengunjung. Selain para anak didiknya yang kos di sana, tempat tersebut juga digunakan sebagai kantor Sarekat Islam (SI) dan redaksi koran Utusan Hindia.

4Rumah Cokro kini

Sumber: cagarbudaya.kemdikbud.go.id

Tempat lahirnya bapak bangsa itu kini diambil alih oleh Pemkot Surabaya untuk dijadikan sebagai museum. Di dalamnya terdapat sebuah foto, perabotan rumah dan buku-buku milik HOS Tjokroaminoto.

Benda-benda tersebut masih disimpan dengan baik sebagai arsip nasional Republik Indonesia. Sementara semua perabotannya masih dijaga seperti aslinya untuk mengenang saksi bisu lahirnya bapak bangsa di Rumah Cokro.

Nggak hanya Soekarno, rumah tersebut juga pernah dihuni oleh orang-orang yang berjasa dalam perjalanan bangsa Indonesia seperti Kartosuwiryo, Musso, Alimin dan Semaun. Kini, Rumah Cokro bisa dikunjungi oleh siapa pun utamanya kamu yang ingin belajar soal sejarah. (ind/flk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here