Sumber: goal.com

Piala Dunia 2018 kembali digelar. Meski diadakan rutin setiap empat tahun sekali, namun hip hip hura di Indonesia tak pernah surut. Bukan untuk mendukung tim nasional sendiri namun tim dari negara lain.

Indonesia memang belum pernah merasakan euforia mendukung tim nasional sendiri di kancah Piala Dunia. Lagi-lagi Garuda tidak bisa berlaga di lapangan hijau dunia dikarenakan tidak lolos. Mengapa bisa demikian?

1Pernah berkesempatan bertanding

Sumber: bola.okezone.com

Pada perhelatan Piala Dunia 1974 yang diadakan di Jerman hingga Brazil 2014, sebenarnya Indonesia berpeluang besar untuk turut serta. Namun timnas kita tidak lolos babak kualifikasi. Sampai pada World Cup 2018, suatu kejadian justru semakin membuat Indonesia dilarang berpartisipasi.

2Nama Indonesia dicoret

Sumber: tribunnews.com

Asian Football Confederation menyebutkan bila FIFA memutuskan mencoret nama Indonesia pada ajang Piala Dunia 2018 dan Piala Asia 2019. Meski memiliki kesempatan besar untuk bertarung di lapangan hijau Rusia, namun lagi-lagi tidak bisa.

3FIFA menjatuhkan sanksi

Sumber: www.konfrontasi.com

Menurut kabar, FIFA menjatuhkan sanksi kepada PSSI yang diakibatkan oleh intervensi pemerintahan terhadap asosiasi. Memang sebelumnya Kemenpora pernah membekukan PSSI, sehingga membuat AFC memutuskan timnas Indonesia dari segala usia dan kategori tidak bisa ikut dalam laga internasional.

4Pertama dan terakhir pada Paial Dunia 1938

Sumber: audi26tv.blogspot.com

Meski segala upaya telah dilakukan agar Indonesia kembali berlaga. Namun mau bagaimanapun timnas kita tidak bisa ikut dalam turnamen internasional.

Untuk pertama dan terakhir kalinya, Indonesia turut serta dalam World Cup 1938 yang diadakan di Perancis. Kala itu masih bernama Hindia-Belanda. Kendati demikian juga tidak berhasil menyabet gelar juara dan hanya berada di posisi 15.

Tentang keterlibatan Indonesia di ajang World Cup sebenarnya hanya kejaiban yang bisa menentukan. Kendati demikian masyarakat rindu akan timnas berlaga di Piala Dunia. Kebayang kan gimana rasanya tim tanah air kita lolos babak kualifikasi? (ind/flk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here