Sumber: plimbi.com

Adanya Komisi Penyiaran Indonesia atau yang biasa dikenal dengan KPI adalah untuk menyaring segala program televisi di Indonesia. Seleksi ini bertujuan untuk menjaga moril penerus bangsa demi terciptanya sebuah tontonan yang layak dan mendidik.

Namun nyatanya tidak semua program yang dilarang tayang itu berdampak buruk. Bahkan anime-anime asal Jepang yang menjadi tontonan wajib anak-anak pun ikut tidak boleh tayang. Anyway, mengapa bisa demikian dan kartun apa saja yang kini sudah tidak bisa dinikmati di layar kaca?

1Detective Conan pernah menjandi idola anak-anak 90-an. Namun sayangnya anime ini dilarang tayang karena bisa membuat penonton terinspirasi untuk membunuh orang lain dengan trik-trik.

Sumber: inet.detik.com

2Inuyasha juga tontonan wajib kids zaman dahulu nih. Tapi anime ini dicekal karena dianggap mengekspos pembunuhan.

Sumber: inuyasha.wikia.com

3Siapa sih yang nggak kenal dengan bocah TK satu ini? Sinchan dilarang tayang oleh KPI karena bisa membuat anak menjadi nakal dan berani kepada orang tua.

Sumber: pinterest.com

4Naruto punya banyak penggemar di Indonesia. Anime yang pernah tayang di salah satu stasiun televisi swasta ini dicekal karena memeprtontonkan adegan ninja dan pembunuhan.

Sumber: pt-br.naruto.wikia.com

5One Piece juga termasuk salah satu kartun yang paling digemari oleh generasi 90-an. Namun kini sudah tidak ditayangkan karena karakter wanitanya memakai pakaian seksi dan banyak memiliki unsur kekerasan.

Sumber: www.duniaku.net

6Lagi-lagi unsur kekesaran dan pembunuhan yang menjadi alasan anime dilarang tayang. Termasuk Death Note.

Sumber: bloody-disgusting.com

7Meski sempat ditayangkan sebentar, namun pada akhirnya Pichi Pichi Pitch dicekal karena penampilan karakter cewek yang terlalu memesona.

Sumber: www.zerochan.net

Padahal deretan anime di atas lebih baik ditonton daripada program televisi kini ya? Hayo, siapa yang rindu nonton kartun 90-an? (ind/flk)

Source: IDN Times

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here