Saat perayaan malam tahun baru, biasanya dilakukan dengan pesta “bakar-bakar”. Entah itu bakar ayam, ikan, ataupun jagung. Untuk membakarnya pastinya kita memerlukan arang untuk memanggang. Bentuk arang biasanya ya seperti kepingan batu saja dan tidak beraturan. Namun, jika kamu membakar jagung menggunakan arang ini, akan merasakan sensasi ketakutan tersendiri.

Sumber : www.bbc.co.uk

Sentuhan horror akan dirasakan saat membakar jagung dan ayam. Bagaimana tidak? arang yang dipakai untuk memanggang adalah tengkorak hitam yang mengerikan dan membuat panik siapa saja yang tidak tahu.

Arang berbentuk tengkorak ini meman kelihatan seram sekali. Apalagi kalau kita membakar ayam atau jagung di malam hari. Pastinya semakin menambeh keangkeran momen “bakar-bakar’.

Hasil karya seni tidak biasa ini diciptakan oleh seniman asal Jepang bernama Sekisadamu. Ia sendiri tidak menyangka akan arangnya akan viral dan menjadi perbincangan dunia maya. Ia hanya ingin memamerkan hasil karya seninya di Wonder Festival yang diadakan di Chiba, Jepang.

Sumber : www.detik.com

Ia mengunggah karya seninya melalui Twitter dan mengundang masyarakat untuk melihat secara langsung. Hasilnya Ia mendapatkan 13.000 likes dan juga 9.300 rerweet.

Dilansir dari detik.com, ternyata arang ini terbuat dari bahan nabati 100 %. Cara membuatnya adalah dengan menggerus dan menghasluskan arang kemudian ditempel dan didempul menyerupai bentuk tengkorak.

Sumber : www.detik.com

Harga aramg tengkorak ini cukup mahal. Arang menyeramkan ini dibanderol dengan harga 500 Yen atau kurang lebih Rp. 63.000. Cukup mahal bukan saat dikonversi ke rupiah ya ?

Karena hasil karya seni tidak mainstream ini, Ia kebanjiran order untuk membuatkan tengkorak. Berbagai ukuran dipesan, mulai dari ukuran kecil, hingga permintaan agar ukurannya dibuat sebesar kepala manusia.

Bagaimana? cukup menarik bukan? Apakah kamu berani mencoba sensasi membalar jalan ini. Jika artikel ini cukup menghibur, kamu dapat membagikannya di akun sosial media kamu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here