Sumber: Wralr

Pasti kamu sudah tahu, bahwa Indonesia adalah negara yang menganut budaya timur yang terkenal akan sopan santunya. Meskipun begitu, bisnis prostitusi di Indonesia tetap tumbuh dengan subur, layaknya di negara-negara barat.

Tumbuh suburnya bisnis prostitusi di Indonesia tidak lepas dari kebijakan untuk memusatkan kegiatan perlendiran, agar para PSK tidak berkeliaran di tempat umum. Meskipun demikian, bisnis ini tetap mendapat protes dan penolakan dari masyarakat.

Akan tetapi, meskipun sudah berkali-kali ditutup, bisnis prostitusi di Indonesia tetap menjamur dan semakin menggurita. Tapi tahu gak kamu, ternyata ini 5 tempat prostitusi terbesar yang ada di Indonesia. Pernah mampir gak kamu? Semoga gak pernah.

5Sarkem – Yogyakarta

Sumber: Detik News

Yogyakarta terkenal dengan kota yang masih menganut budaya Jawa yang terkenal kalem dan sopan santun. Namun siapa sangka, kota ini juga memiliki tempat prostitusi yang cukup besar. Tempat itu namanya Sarkem, atau singkatan dari Pasar Kembang, yang letaknya tepat di ujung Jalan Malioboro. Posisinya yang strategis membuat tempat ini cukup ramai dikunjungi oleh para pelancong untuk sekedar memuaskan nafsunya.

4Saritem – Bandung

Sumber: Tribunnews

Selanjutnya ada Saritem, tempat prostitusi yang ada di pusat kota Bandung. Kabarnya, tempat ini sudah ada sejak abad ke-19, dan meskipun sudah berkali-kali ditutup, namun tempat ini masih menunjukkan geliatnya dalam hal bisnis esek-esek. Yang membuat miris dari kawasan ini adalah di depan jalan Saritem didirikan pondok pesantren bernama Dar Al Taubah.

3Sintai – Batam

Sumber: Indonesia Today

Sudah bukan rahasia lagi, kalau Batam menjadi surganya bisnis prostitusi, telebih lokasinya yang dekat dengan Singapura. Di sini ada lokalisasi Sintai, yang dianggap terbesar di Kepulauan Batam. Kabarnya, di sini banyak PSK mancanegara yang rela menjadi pemuas nafsu para lelaki hidung belang.

2Kalijodo – Jakarta

Sumber: Okezone

Kalijodo disebut-sebut menjadi salah satu tempat lokalisasi terbesar di Jakarta, bahkan Indonesia. Menurut catatan, di sini ada sekitar 60 bangunan, yang di mana setiap bangunannya dihuni oleh 15 hingga 20 psk. Akan tetapi tempat ini sudah secara resmi ditutup oleh Pemprov DKI Jakarta pada 26 Februari 2016 yang lalu.

1Gang Dolly – Surabaya

Sumber: Viva

Gang Dolly disebut-sebut sebagai tempat prostitusi terbesar di Asia Tenggara, lebih besar dari Geylang di Singapura dan Patpong di Thailand. Karena berdasakan sensus, di sini terdapat sekitar 800 wisma untuk konsumsi seks bebas. Selain itu, Gang Dolly juga sempat tercatat memiliki 1500 PSK. Namun lokalisasi ini sudah ditutup oleh pemerintah Surabaya pada 18 Juni 2014.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here