Sumber: www.medcom.id

Video Presiden Jokowi mengendarai moge saat Opening Ceremony ASIAN Games 2018 ramai diperbincangkan. Mengingat situasi politik di Indonesia tengah memanas, video tersebut pun disangkut pautkan dengan alasan beragam oleh warganet.

Mengenai hal itu, Executive Creative Director Opening and Closing Ceremony ASIAN Games 2018, Wishnutama mengatakan bila keikutsertaan Jokowi dalam video tersebut murni untuk penghibur.

Lalu, bagaimana ceritanya kepala negara bisa menyanggupi ide kreatif dari Wishnutama?

1Bicara soal ide

Sumber: www.wowkeren.com

Pada jumpa pers yang diselenggarakan Sabtu malam (18/8/2018), CEO NET TV itu mengatakan bila ide pertama kali datang dari dirinya. Kemudia ia pun segara melakukan diskusi dengan Jokowi dan nggak nyangka kalau beliau mau.

Presiden menyanggupi karena memang ide yang diusulkan begitu kreatif dan menghibur. Oleh sebab itu, tanpa pikir panjang lagi langsung menyanggupi.

2Presiden bagian dari entertainment

Sumber: www.topskors.id

Sejak awal, ide yang diusulkan memang melibatkan Jokowi sebagai penghibur. Sadar akan jadwal kepala negara yang sibuk, Whisnutama dan tim melakukan syuting selama satu hari saja. Untung saja, menurut penuturannya, Jokowi sangat kreatif sehingga mengikuti dengan baik setiap arahan yang diberikan.

“Pada prinsipnya karena Bapak adalah bagian dari entertainment, maka kami tidak ada misi apa pun dalam hal ini. Cuma sekadar bagian dari entertainment,” kata Whisnutama seperti dikutip dari IDN Times.

3Nggak ada kampanye politik

Sumber: www.akurat.co

Dunia politik Indonesia memang sedang panas-panasnya. Semua yang berkaitan dengan Jokowi disangkut pautkan dengan kampanye. Oleh sebab itu banyak yang mengira bila video pembukaan ASIAN Games 2018 tersebut memiliki maksut yang terselubung.

Secara tegas Whisnutama menolak bila ide kreatifnya dikaitkan dengan yang tidak ada hubungannya, seperti politik. Ia kecewa dengan beragam pernyataan masyarakat yang justru menilai proses kreatifnya adalah bagian dari kampanye.

So guys, please be wise saat menggunakan media sosial, ya. Nggak semuanya yang dibuat belakangan ini ada hubungannya dengan pemilihan Presiden nanti. Jadi, mari hargai karya kreatif anak bangsa tanpa menyebarkan fitnah dan pikiran negatif. (ind/flk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here