Siapa yang tidak kenal Kakek Sugiono? Dia adalah legenda di hati para cucu-cucunya. Pesonanya luas tak terbatas. Pembawaannya jancuki tapi dicintai. Serta akal bulusnya selalu berhasil mengundang decak kagum bagi penghayat jalan kimochi.

Bermula dari rasa penasaran yang mendalam mengenai tuntunan jalan kimochi. Kiranya akan sangat berfaedah sekali jika kita bersama-sama mengupas pesona dan daya tarik kakek. Kakek telah mengajarkan banyak hal. Tuntunan jalan kimochi yang Kakek rintis hingga dikenal seperti sekarang ini adalah pencapaian luar biasa. Kesuksesan Kakek menghadirkan banyak inspirasi yang ingin ditiru para penghayat jalan kimochi anyaran.

Lalu, apa sebenarnya rahasia kakek dalam memikat banyak wanita? Bagaimana proses pendekatan yang dilakukan kakek untuk merekrut cucu-cucu baru? Berikut kakek rangkum rahasia-rahasia sekaligus proses yang dilakukan Kakek Sugiono untuk memikat calon cucu.

 

1Mengamati, Mengumpulkan Informasi

Ibarat sedang melakukan investigasi, Kakek Sugiono sedari awal sudah memasang mata untuk mengamati calon cucunya. Mulai dari ngepel, cuci piring, membersihkan jendela hingga memasak atau menjemur pakaian, semuanya tidak lepas dari jangkauan mata Kakek. Berdasar strategi perang Sun Tzu, mengetahui seluk beluk musuh sebelum menyerang adalah strategi utama.

2Ngintipin, Fokus Pada Detil

Ngintipin Fokus Pada Detil

Tidak cukup hanya mengintai aktifitas harian calon cucu, seringkali Kakek juga kedapatan mengintip calon cucu. Kegiatan mengintip itu biasanya dilakukan ketika cucu sedang tidur atau disaat sedang mandi. Mengintip adalah kegiatan di mana si calon cucu tidak tahu keberadaan kakek. Sementara Kakek tahu apa saja yang tengah dilakukan calon cucu.

 

3Berpikir Sebelum Bertindak

Berpikir Sebelum Bertindak

Lambat laun data diri calon cucu sudah berhasil dikumpulkan Kakek. Tentu langkah selanjutnya adalah menyimpulkan data-data tersebut menjadi sebuah informasi. Tiap bagian informasi dijadikan premis untuk kemudian ditarik kesimpulan. Kesimpulan itulah yang kemudian dijadikan senjata Kakek untuk maju ke tahap selanjutnya.

 

4Modus 1 : Gak Bisa Nelan Makanan Kalau Tidak Dikunyahin

Modus 1 Gak Bisa Nelan Makanan Kalau Tidak Dikunyahin

Sebagaimana tujuan awal kenapa para calon cucu ini dipertemukan dengan Kakek, tak lain dan tak bukan adalah untuk merawat Kakek. Selepas melakukan pengamatan dan menarik kesimpulan, tentu langkah selanjutnya adalah beraksi. Sebab Kakek sadar, perhitungan yang matang tanpa aksi yang jelas hanya akan menjadi ide kosong. Ide brilian kalau tidak dieksekusi akan menjadi ide sampah. Dan langkah awal yang biasanya digencarkan Kakek adalah pura-pura tidak bisa mengunyah makanan kasar. Kakek akan meminta calon cucu untuk mengunyahkannnya. Dan kemudian, persentuhan antara dua bibir itupun tidak bisa dihindarkan. 1-0 Kakek unggul.

 

5Modus 2 : Minta Dimandiin

Modus 2 Minta Dimandiin

Awalnya memang hanya suap-suapan. Tapi Kakek tahu bahwa suapan adalah peting utama, sebab jika bibir sudah bertemu maka langkah selanjutnya akan semakin menemukan jalan keluarnya.

Kakek seringkali mengukur setiap langkahnya. Kakek bukanlah lelaki kemarin sore yang tidak memiliki perhitungan. Kakek tidak ingin buru-buru mengeluarkan senjata utamanya. Sebab dalam hubungan apapun harus terjalin chemistry terlebih dahulu, tanpa adanya chemistry ikatan itu akan mudah lepas.

Dan langkah selanjutnya adalah minta dimandiin. Mandi bahasa inggrisnya adalah take a bath. Dan tentu adegannya di bathroom. Biasanya di tahap ini, para calon cucu sudah mulai bersedia untuk membasuh tubuh Kakek.

Dan aksi selanjutnya tergantung kondisi calon cucu, kadang Cuma menggosok saja, kandang juga kejadian yang diinginkan itu sudah terjadi di step ini. Tapi Kakek tidak pernah buru-buru, itulah mengapa durasi film Kakek selalu lebih dari dua jam, dan itu mengalahkan film-film yang biasa di putar di bioskop Indonesia.

 

6Modus 3 : Minta Dipipisin

Modus 3 Minta Dipipisin

Jika di step mandi belum terjadi apa-apa, Kakek tidak akan patah semangat. Kakek punya jurus lain, dan jurus itu adalah minta dibantu pipis. Biasanya si calon cucu akan maklum, dan membantu Kakek dengan suka rela. Saat proses bantuan itu dilancarkan, biasanya senjata Kakek dalam keadaan keras. Dan dengan modus itu Kakek beralasan tidak dapat keluar, maka Kakek akan memaksa calon cucu untuk melakukan hal-hal yang diinginkan Kakek. Dan ketika si dedek Kakek sudah lemes, barulah Kakek bisa pipis. Dan terkadang, ada penyesalan di muka si cucu. Penyesalan kenapa tidak dari dulu saja, ternyata si Kakek memang kimochi.

 

7Modus 4 : Minta Dipijitin

Minta Dipijitin

Ikatan antar ikatan semakin terjalin. Setelah adegan yang diinginkan itu, tentu si calon cucu kini resmi menjadi cucu Kakek. Si cucu merasa ada ikatan dengan Kakek, karena ada banyak cairan yang sudah tertukar. Dan untuk menjaga ikatan itu, Kakek selalu meluangkan waktu bersama cucu. Biar bagaimanapun, kenangan selalu tercipta dengan kebersamaan. Di sini lah letak kekuatan Kakek, ia selalu ada di saat dibutuhkan maupun tidak dibutuhkan oleh cucunya. Dan untuk menjaga kualitas kedekatan itu, Kakek terkadang minta dipijit. Dan permintaan lain tentunya.

 

8Menyerang Daerah Sensitif

Menyerang Daerah Sensitif

Kakek adalah pemain lama, menakar area sensitif wanita bukanlah pekerjaan susah untuknya. Kakek menegerti bahwa wanita adalah makhluk perasa. Maka Kakek akan memanfaatkan rasa-rasa itu, rasa kasihan, rasa bersalah, rasa menghormati, rasa tidak ingin mengecewakan adalah contoh dari rasa yang dimanfaatkan Kakek agar cucunya tidak keberatan melakukan yang Kakek minta. Kakek tidak hanya mempermainkan bagian sensitif dalam arti fisik, tapi juga Kakek memiliki kekuatan mind control yang mampu mempermainkan pusat rasa para wanita. Hati.

 

9Godaan dan Pujian

Godaan dan Pujian

Kakek tahu bahwa wanita senang dipuji, Kakek selalu melakukan itu. Kakek seringkali membanggakan cucu-cucunya, dan terkadang membuat cucu-cucunya tersipu malu. Kakek begitu piawai memanjakan cucu dan membuat para cucunya merasa spesial. Kakek memang jarang memberikan hadiah, kejutan berupa materi dan sebagainya. Tapi, segala laku Kakek yang sederhana itu selalu disertai ketulusan untuk membahagiakan cucu-cucunya. Hingga akhirnya, perlakuan sederhana pun terasa begitu spesial di hati para cucu. Dan dalam setiap permainan, Kakek selalu memberikan kejutan baru. Kakek adalah panutan yang tidak hanya menuntun dengan santun menuju jalan kimochi, tapi juga seorang bijaksana yang selalu dinantikan kehadirannya oleh para cucu Kakek.

Sekian dulu hasil analisis mengenai kekuatan Kakek Sugiono untuk menaklukan para cucu. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari teladan yang diberikan Kakek. Kalau ada baiknya ambil, kalau ada buruknya ambil juga dan kemudian jangan lupa saring. Jadikan yang buruk itu juga bisa membaikkanmu.

Artikel ini hanya bentuk hiburan semata. Kalau ternyata bagian mata tidak terlalu menghibur, ya cobalah temukan bagian yang menarik itu. Mimin tidak bertanggung jawab terhadap segala tindak tanduk yang timbul dari artikel ini. Karena sudah ada pihak yang bertanggung jawab. Kalau terhibur, jangan lupa kembali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here