Ilustrasi : kurva.co.id

Baru-baru ini banyak kabar yang memberitakanada aplikasi Callind yang berupaya menjadi pesaing Whatsapp. Tentu hal ini menjadi kabar yang positif. Ini berarti, Indonesia sudah melahirkan banyak kreator muda berbakat yang mulai menunjukkan karyanya dan berjuang bersaing dengan karya-karya teknologi luar negeri.

Novi Wahyuningsih, Gadis 26 tahun asal Kebumen adalah sosok di balik terwujudnya Callind. Aplikasi chat messenger asli karya anak Indonesia yang memiliki beberapa fitur unggulan seperti bisa beriklan gratis, membaca berita dan sebagainya.

Bicara soal Aplikasi karya anak bangsa, ternyata tidak hanya ada Callind saja. Baru-baru ini juga hadir aplikasi bernama Kwikku yang juga tengah berupaya menyaingi kesuksesan facebook. Kwikku adalah sosial media lokal Indonesia yang diinisiasi oleh pemuda Asal Ambon bernama Hamdi bersama kawan-kawannya semasa kuliah.

Di Kwikku, ada banyak fitur seperti chat, membaca artikel, hingga fitur popularitas yang membuat penggunanya menemukan banyak teman baru.

Hamdi yang baru berusia 24 tahun ini menceritakan awal mula inisiasi Kwikku. Kwikku dibangun berdasarkan cita-cita untuk terus mengembangkan aplikasi lokal. Hamdi memiliki harapan bahwa suatu saat Indonesia mampu mandiri secara teknologi, tidak hanya menjadi user, tapi juga berlomba-lomba menjadi kreator.

Tidak kalah dengan Callind, Kwikku juga dikembangkan dengan desain yang ciamik dengan memanfaatkan biru sebagai warna dominan. Meski baru dirilis, saat ini Kwikku sudah memiliki lebih dari 80.000 pengguna. Penasaran seperti apa aplikasi Kwikku? Simak ulasan berikut.

4Sudah tersedia di Android Playstore

 

3Sudah tersedia di platform iOS

 

2Juga bisa diakses di website Kwikku.com

1Tersedia fitur-fitur yang unik

Bagaimana? Tertarik untuk mencoba dan menjadi bagian mendukung aplikasi lokal untuk terus berkembang? Mari kita download dan ramaikan bersama-sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here