Sumber: Tribunnews.com

Finalis Putri Pariwisata, Putri Amelia (PA) keciduk petugas ketika sedang melayani seorang pria hidung belang di salah satu hotel di kawasan Batu, Malang, Jawa Timur pada Jum’at (25/10) malam yang lalu. Baru-baru ini pihak kepolisian yang telah melakukan penyelidikan mengungkapkan tarif sekali kencan wanita cantik berusia 23 tahun tersebut. Selain itu Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur juga menyita beberapa barang bukti terkait kasus prostistusi online yang melibatkan PA, salah satunya adalah uang tunai senilai 13 juta rupiah.

Frans Barung Mangera selaku Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim pun mengungkapkan bahwa uang sebesar itu hanya dijadikan sebagai uang muka. Sehingga tarif sekali kencan PA pun diyakini jauh lebih besar dari angka 13 juta rupiah.

Sumber: Rakyatku.news

“Kalau uang mukanya 13 juta rupiah, berdasaran kasus yang sudah-sudah biasanya tarif sewanya sekitar 40 juta rupiah ke atas,” kata Frans.

Selain uang tunai, polisi juga menyita barang bukti lainnya seperti kondom, tisu bekas, celana dalam, serta baju di lokasi penggerebekan. Disita juga telepon genggam milik sang mucikari berinisial J, yang kemudian dijadikan sebagai tersangka.

“Jaringannya dia pasti luas, kan baru diungkap dan tersangkanya untuk sementra baru J,” lanjut Frans.

Sekedar informasi, PA adalah wanita cantik kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur yang pernah mengikuti ajang Putri Pariwisata Indonesia 2016. Dia kemudian lama tinggal di Jakarta, dan pada hari kejadian dia terbang ke Surabaya dengan mendarat di Bandara Udara Juanda pada Jum’at (25/10) siang. Setibanya di bandara PA langsung dijemput oleh seorang sopir dan mucikari J menuju ke hotel yang telah disepakati dengan YW, yang tidak lain adalah pria pengguna jasa PA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here